IHSG Dibuka Menguat Tipis ke Level 8.572 pada Perdagangan Hari Ini

2026-01-16 18:12:55
IHSG Dibuka Menguat Tipis ke Level 8.572 pada Perdagangan Hari Ini
JAKARTA, - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Senin .IHSG menguat 0,41 persen atau 34,69 poin ke level 8.572,61.Di awal pembukaan, IHSG bergerak di rentang 8.545,72 dan menyentuh level tertinggi di 8.579,22.Baca juga: IHSG Rawan Terkoreksi, Berpeluang Uji Area 8.493 Hari Ini SHUTTERSTOCK/THAPANA STUDIO Ilustrasi saham.Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi mencapai 5,65 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 2,36 triliun. Frekuensi perdagangan menyentuh 370.655 kali.Tercatat sebanyak 318 saham menguat, 224 saham melemah, dan 173 saham bergerak stagnan.Sejumlah sektor mencatatkan penguatan, sementara sebagian lainnya berada di zona koreksi. Sektor energi naik 2,13 persen, bahan baku menguat sebesar 1,87 persen, transportasi naik 1,00 persen, infrastruktur menguat 0,80 persen, keuangan naik 0,77 persen, properti menguat 0,43 persen, barang konsumsi siklikal naik tipis 0,28 persen, industri 0,05 persen.Baca juga: IHSG Ditutup Melemah Hari Ini, Turun 0,55 Persen ke Level 8.537Di sisi lain, tekanan membayangi beberapa sektor. Sektor teknologi turun 0,90 persen, kesehatan terkoreksi 0,11 persen, serta barang konsumsi non-siklikal melemah tipis 0,01 persen.IHSG hari ini diperkirakan berada dalam fase rawan koreksi. Secara teknikal, indeks dinilai berpeluang melemah dan menguji area 8.464 hingga 8.493.Pada perdagangan Rabu , IHSG berakhir di level 8.537,91, turun 46,87 poin atau 0,55 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, mengatakan IHSG saat ini berada pada bagian wave [iv] dari wave 5 pada skenario utama.PIXABAY/PETE LINFORTH Ilustrasi pasar saham. Baca juga: IHSG Menghijau di Awal Perdagangan, Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Penopang Dengan kondisi tersebut, indeks masih rentan mengalami koreksi lanjutan guna menguji area 8.464 hingga 8.493, sekaligus menutup celah (gap) tipis yang terbentuk sebelumnya.“Kami memperkirakan, saat ini IHSG sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5 pada label hitam, sehingga selanjutnya IHSG rawan terkoreksi dahulu untuk menguji 8,464-8,493 sekaligus menutup area gap tipisnya,” ujar Herditya dalam analisa hariannya. Meski demikian, terdapat pula skenario terburuk (worst case) yang perlu diwaspadai pelaku pasar.Pada skenario ini, IHSG diperkirakan telah menyelesaikan wave (1) dan berpotensi mengalami koreksi yang lebih dalam hingga ke kisaran level psikologis 8.000-an.Baca juga: IHSG Ditutup ke Zona Merah, Melemah 0,71 Persen ke Posisi 8.584“Namun worst case (merah), IHSG sudah menyelesaikan wave (1) dan akan terkoreksi cukup dalam ke area 8,000-an,” paparnya.Untuk pergerakan selanjutnya, level support IHSG berada di area 8.493 dan 8.414. Sementara itu, level resistance terdekat tercatat di 8.656 dan 8.714. Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-01-16 16:41