Kapok Pernah Terlilit Pinjol sampai Rp 200 Juta, Bedu Kini Tutup Semua Aplikasi Setelah Lunas

2026-01-15 08:46:11
Kapok Pernah Terlilit Pinjol sampai Rp 200 Juta, Bedu Kini Tutup Semua Aplikasi Setelah Lunas
JAKARTA, - Komedian Bedu memutuskan menutup dan hapus semua aplikasi pinjaman online (pinjol) yang pernah dipakainya.Sempat hanya menjadi rumor, Bedu mengakui dirinya pernah berakhir benar-benar terlilit pinjol."Yang tadinya pinjol itu cuman berita fake, berita bohong, aku kejebak juga," kata Bedu di Feni Rose, dikutip Senin .Bedu mengaku dulu dirinya bisa memilih menggunakan pinjol hanya untuk ratusan ribu saja. Tapi berakhir menjadi ratusan juta rupiah. "Dulu pernah sampai Rp 100.000, Rp 300.000 aja aku download, pinjam, bayar," ucapnya. "Aku sampai puluhan, ratusan juta. Aku Rp 200 juta, gila nagihnya itu kayak, ahh gitu," ujarnya.Baca juga: Bedu Bantah Jual Rumah karena Terlilit Utang PinjolKarena itu, Bedu mengingatkan agar tidak mencoba-coba menggunakan pinjol. "Jahatnya pinjol, (makanya) jangan," kata Bedu.Ditengah himpitan utang pinjol, Bedu mengaku tak putus asa dan terus mencoba berusaha dan berdoa.Baca juga: Suara Bergetar Saat Ucap Ikrar Talak, Bedu: Ingat Anak-anak"Salah satunya aku dikasih ayat 1000 dinar gitu, alhamdulillah aku amalin, pagi sore. (Pinjol) Sudah ketutup," ungkap Bedu."Kerja tetap cari pekerjaan, pokoknya bergerak aja, rezeki ada," imbuhnya.Bedu percaya bahwa Tuhan akan selalu memberikan jalan keluar tak terduga."Enggak usah kita pikirin dari mana rezeki, rezeki dari Allah, kita cuma diminta berusaha aja, hasilnya sudah Allah yang tentuin," tutur Bedu.Berkat usahanya, Bedu bersyukur bisa melunasi utang pinjol dan telah menghapus semua aplikasi."Sekarang alhamdulillah semua pinjol sudah ketutup semua," ujar Bedu."Aku hapus aplikasinya, jangan aku nyentuh sedikit pun, seperak pun, Rp 100.000 pun," tegasnya.Bedu bersyukur kini mulai perlahan menata hidupnya kembali."Alhamdulillah bisa dibilang aku sekarang sudah enggak kekurangan lah," tutur Bedu."Kebutuhan untuk ini ada, gitu kan. Anak mau butuh ini ada, buat bayar ini ada, Pasangan belum ada," selorohnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Hingga kini, tolok ukur tersebut baru mampu dicapai Ducati, yang mendominasi klasemen konstruktor dengan enam gelar juara beruntun.Honda tercatat sebagai pabrikan pertama yang naik level dalam sistem konsesi sejak skema A-B-C-D diberlakukan pada awal 2024.Honda berhasil melampaui ambang batas 35 persen poin, sehingga berhak bergabung dengan KTM dan Aprilia di kategori C.Baca juga: Cara Mengecas Motor Listrik yang Bikin Baterai AwetDengan perubahan itu, Yamaha kini menjadi satu-satunya pabrikan yang masih berada di kategori D.Dok. HRC Aleix Espargaro menjadi pebalap tes untuk Honda Racing Corporation (HRC)Kondisi tersebut membuat Yamaha tetap menikmati konsesi penuh, termasuk kebebasan pengembangan mesin serta tes privat bersama pebalap utama.“Ini soal di mana kami harus berada, kami harus ada di A. Jadi ini adalah langkah pertama yang logis yang harus kami lakukan,” kata Espargaro, dikutip dari Crash, Selasa .Kenaikan peringkat Honda tidak lepas dari performa solid pada akhir musim 2025.Pada seri penutup musim, Luca Marini finis di posisi ketujuh, hasil krusial yang dibutuhkan Honda untuk melampaui ambang batas poin konsesi.Baca juga: Persiapan Touring Libur Nataru: Ini Item yang Harus Dibawa BikerSelain Marini, performa positif juga ditunjukkan Joan Mir yang meraih beberapa podium, serta Johann Zarco yang berhasil memenangi satu balapan.AFP/LOIC VENANCE Pebalap LCR Honda, Johann Zarco, memacu motornya selama sesi latihan bebas di MotoGP Perancis 2025 di Sirkuit Le Mans pada 10 Mei 2025.Zarco pun menutup musim sebagai pebalap Honda terbaik di klasemen dunia, finis di posisi ke-12, unggul enam poin dari Marini.Espargaro turut menyoroti intensitas program pengujian yang dijalani Honda sepanjang musim. “Sungguh luar biasa seberapa banyak kami bekerja. Saya menjalani tes di Malaysia, lalu kembali ke Eropa, kemudian ke Aragon sebelum tampil wild card di Valencia. Ini menunjukkan besarnya komitmen Honda,” ujarnya.Terkait minimnya konsesi yang dimiliki Ducati, Espargaro membandingkannya dengan perkembangan motor Honda selama musim berjalan. “Dengan segunung material dan ratusan lap pengujian, perubahan motor dalam enam bulan terakhir sungguh luar biasa,” katanya. “Honda membawa banyak pembaruan untuk Joan dan Luca. Misalnya, kami memiliki tiga pembaruan mesin selama musim berjalan, dan mesin yang digunakan sekarang sangat cepat,” ucap Espargaro.Mulai seri pembuka MotoGP 2026, Honda akan bergabung dengan Ducati, KTM, dan Aprilia dalam aturan pembekuan mesin.Sementara itu, era baru MotoGP dengan mesin 850 cc dijadwalkan resmi dimulai pada 2027.

| 2026-01-15 07:17