Kapolri Ungkap Arahan Prabowo Saat Tinjau Korban Bencana di Tapteng

2026-02-03 01:12:53
Kapolri Ungkap Arahan Prabowo Saat Tinjau Korban Bencana di Tapteng
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap arahan Presiden Prabowo Subianto saat meninjau warga korban bencana di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Sigit menyebut Prabowo memberikan sejumlah arahan, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat hingga kebutuhan BBM."Jadi sesuai dengan arahan Bapak Presiden setelah beliau meninjau semuanya terkait dengan kegiatan yang ada di posko, mulai dari bagaimana personel-personel gabungan TNI-Polri, kemudian juga ada pemerintah daerah dan seluruh stakeholder terkait bersama-sama melaksanakan kegiatan, mulai dari penyiapan masakan untuk para pengungsi," kata Jenderal Sigit di posko pengungsian warga terdampak banjir di GOR Pandan, Tapanuli Tengah, Senin (1/12/2025)."Kemudian juga beliau mengecek terkait dengan pelayanan kesehatan, termasuk juga tadi beliau berinteraksi di dalam dengan para pengungsi, ada beberapa hal yang menjadi perhatian, kaitannya dengan beberapa jalur yang terputus," tambahnya.Sigit mengatakan Prabowo memberikan arahan agar segala yang rusak akibat bencana untuk segera dilakukan perbaikan. Menurutnya, Prabowo juga meminta semua pihak terkait untuk memaksimalkan pelayanan membantu masyarakat korban bencana."Tadi arahan beliau untuk segera dilakukan perbaikan, termasuk kebutuhan-kebutuhan yang terkait dengan kebutuhan dasar, kemudian kebutuhan masyarakat sehari-hari seperti BBM, tadi beliau cek jalur-jalurnya mana saja, salah satunya Sibolga," ucap Kapolri."Intinya beliau memerintahkan untuk seluruh kegiatan yang dilakukan untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam ini untuk betul-betul dimaksimalkan, sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik," sambungnya.Kapolri menyebut seluruh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah terkait sudah mendengar arahan Prabowo. Dia memastikan perintah Prabowo itu akan segera ditindaklanjuti.Tonton juga video "Heli Tembus Pining: Bantuan Akhirnya Sentuh Daerah Terisolir Banjir Aceh"[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-02-03 00:19