Satpol PP DKI Siagakan 288 Unit Reaksi Cepat Amankan Malam Tahun Baru 2026

2026-01-16 06:59:55
Satpol PP DKI Siagakan 288 Unit Reaksi Cepat Amankan Malam Tahun Baru 2026
JAKARTA, - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta menyiagakan 288 Unit Reaksi Cepat (URC) untuk mengamankan malam Tahun Baru 2026 di sejumlah titik yang berpotensi menjadi pusat keramaian.Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan, pengerahan ratusan URC tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan pengamanan tahun baru yang telah dipersiapkan melalui apel pengecekan personel dan sarana prasarana.“URC ini kita siapkan untuk merespons cepat keluhan masyarakat, terutama terkait keamanan dan ketertiban umum pada malam tahun baru,” ujarnya setelah memimpin apel Satpol PP DKI Jakarta di Monas, Jakarta Pusat, Selasa .Baca juga: Gratis dan Lepas Stres, Warga Jakarta Pilih Mancing di Kali yang Tercemar LimbahSelain menyiagakan 288 personel URC, Satpol PP DKI Jakarta juga mengerahkan 144 unit kendaraan roda dua untuk mendukung mobilitas petugas di tengah potensi kemacetan.Satriadi menjelaskan, unit URC akan disebar di sejumlah lokasi strategis, yakni kawasan Sudirman–Thamrin dan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, serta kawasan Kota Tua, Jakarta Barat."kita sudah bangunkan Pos Komando Taktis di sepanjang Sudirman-Thamrin karena pelaksanaan puncak tahun barunya akan dilaksanakan di Sudirman-Thamrin, terutama di HI ya," jelasnya.Dalam pelaksanaan tugas, Satpol PP akan mengedepankan pendekatan responsif terhadap laporan masyarakat, termasuk penertiban aktivitas yang tidak sesuai ketentuan.“Jika ada pengaduan terkait ketertiban, termasuk aktivitas pedagang yang melanggar aturan, URC akan langsung bergerak agar waktu respons lebih cepat,” tutur Satriadi.Satriadi juga mengimbau masyarakat Jakarta untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama perayaan malam Tahun Baru 2026.Baca juga: Tergerus Tumpukan Sampah, Jalan Dekat Stasiun Depok Baru Kian Menyempit dan MacetIa mengingatkan arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung agar masyarakat mengurangi penggunaan kembang api sebagai bentuk keprihatinan terhadap korban bencana di sejumlah daerah.“Kami mengajak masyarakat untuk merayakan tahun baru secara sederhana dan bersama-sama menjaga ketertiban. Sesuai dengan slogan kami, ‘Jaga Jakarta’,” kata Satriadi.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-01-16 07:11