Ibu Kandung Jenazah Bayi yang Ditemukan Anjing di Malang Ternyata Siswi PKL

2026-01-12 07:21:56
Ibu Kandung Jenazah Bayi yang Ditemukan Anjing di Malang Ternyata Siswi PKL
MALANG, - Pelaku pembuangan jenazah bayi yang ditemukan terkubur dangkal di halaman rumah kontrakan Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Kamis , akhirnya terungkap.Polisi memastikan pelakunya adalah salah satu dari delapan siswa praktik kerja lapangan (PKL) yang menyewa rumah tersebut, berinisial W.Kapolsek Sumberpucung, Iptu Choirul Mustofa, menjelaskan bahwa setelah pemeriksaan terhadap delapan siswi PKL, W mengaku sebagai ibu dari bayi tersebut.Baca juga: Salah Tangkap Kasus Pembuangan Bayi di Blora Berakhir Damai, Korban Dapat Beasiswa hingga SarjanaIa nekat mengubur bayinya karena panik dan takut ketahuan hamil."Ia nekat mengubur bayinya di halaman rumah kontrakannya sekitar dua pekan lalu," ungkapnya melalui pesan singkat, Senin .W mengaku melahirkan bayinya sekitar pukul 02.00 dini hari di kamar mandi rumah kontrakan.Saat dilahirkan, W memastikan bahwa bayinya sudah dalam keadaan meninggal dunia."Karena takut ketahuan, ia segera mengambil cangkul dan mengubur bayinya," terang Choirul.Baca juga: Anjing Temukan Jasad Bayi yang Dikubur Dangkal di Halaman RumahSaat ini, perkara tersebut tengah didalami oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Malang.Kasatreskrim Polres Malang, AKP Muchammad Nur, menyatakan bahwa kasus ini masih dalam pendalaman."Iya, perkara ini tengah kami dalami lebih lanjut. Perkembangan akan kami update lebih lanjut," singkatnya.Sebelumnya diberitakan, seekor anjing menemukan jenazah bayi yang dikubur dangkal di halaman rumah kontrakan di Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, pada Kamis .Baca juga: Tak Sengaja Terjaring, Bayi Hiu Paus di Teluk Saleh NTB Beri Kejutan bagi DuniaJenazah bayi yang sudah membusuk itu ditarik anjing dari lubang kubur dan diduga dikubur oleh orang tuanya.Aksi anjing tersebut diketahui oleh beberapa siswi praktik kerja lapangan (PKL) yang menempati rumah kontrakan itu, sehingga menggegerkan warga setempat.Polisi kemudian memeriksa delapan siswi PKL tersebut karena mencurigai salah satu dari mereka sebagai ibu kandung bayi malang itu.


(prf/ega)