Trump Beri Ukraina Waktu 6 Hari Jawab Draf Rencana Damai dengan Rusia

2026-01-14 18:03:55
Trump Beri Ukraina Waktu 6 Hari Jawab Draf Rencana Damai dengan Rusia
Amerika Serikat (AS) telah mengeluarkan proposal rencana perdamaian Ukraina dan Rusia. Presiden AS Donald Trump memberi waktu Ukraina untuk menjawab secara resmi proposal itu hingga 27 November mendatang."Saya sudah punya banyak tenggat waktu, tetapi jika semuanya berjalan lancar, kita cenderung memperpanjang tenggat waktu. Namun, Kamis, menurut kami, adalah waktu yang tepat," kata Trump dilansir AFP, Sabtu (22/11/2025).Pernyataan itu disampaikan Trump dalam sebuah wawancara dengan Fox Radio pada Jumat (21/11). Dia ditanya apakah memberi Ukraina waktu hingga Kamis pekan depan untuk menyetujui rencana 28 poin AS guna menghentikan konflik.Berdasarkan rencana tersebut, Ukraina akan menyerahkan sebagian wilayah timur kepada Rusia dan mengurangi jumlah tentaranya.Kyiv juga akan berjanji untuk tidak pernah bergabung dengan NATO dan tidak akan mendapatkan pasukan penjaga perdamaian Barat yang mereka minta, meskipun pesawat tempur Eropa akan ditempatkan di Polandia untuk melindungi Ukraina.Trump menyatakan bahwa jika pertempuran terus berlanjut, Ukraina akan tetap kehilangan wilayah yang harus mereka serahkan kepada Rusia jika rencana tersebut disahkan."Katakan apa yang Anda inginkan, mereka sangat berani," katanya tentang pasukan Ukraina yang memerangi Rusia.Trump juga menjawab indikasi Putin akan memerintahkan pasukan Rusia menyerang Ukraina. "Presiden Rusia Vladimir Putin "tidak menginginkan perang lagi," jawab pemimpin Partai Republik itu ketika ditanya tentang kemungkinan Rusia menyerang negara-negara lain di Eropa setelah menginvasi Ukraina pada Februari 2022.Trump juga menyatakan bahwa Putin "menerima hukuman" atas konflik yang telah berlangsung selama hampir empat tahun, padahal, tambah presiden AS, konflik tersebut "seharusnya hanya perang satu hari."


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-01-14 18:00