ACEH UTARA, – Hamparan permukiman warga di Desa Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, berubah menjadi lautan setelah diterjang banjir, Selasa .Akibatnya, sebagian wilayah desa terisolasi. Warga terpaksa menggunakan perahu untuk menuju kawasan permukiman lain di sudut desa.Kondisi itu terjadi setelah banjir besar menghantam Desa Lhok Puuk pada 26 November 2025 lalu. Jalan yang sebelumnya menjadi akses utama warga kini berubah menjadi aliran air menyerupai muara laut.Baca juga: Kementan Janji Rehabilitasi Sawah dan Tambak Korban Banjir di Aceh Utara“Dulu ini jalan, sekarang lihatlah sendiri, berubah menjadi laut, mirip kuala,” kata Keuchik Desa Lhok Puuk, Bakhtiar.Bakhtiar menyebutkan, setidaknya tujuh kuala baru muncul di wilayah desa tersebut. Aliran air itu memisahkan satu permukiman dengan permukiman lainnya, sehingga akses darat tidak lagi bisa dilalui.“Dulunya ini rumah, sekarang sudah jadi laut,” ujarnya.Ia mengungkapkan, kondisi itu membuat warga kesulitan kembali ke rumah masing-masing karena sebagian kawasan permukiman telah berubah menjadi perairan.“Sebelumnya jalan kami tergerus abrasi laut, banjir kemarin melengkapi penderitaan kami,” sebut Bakhtiar.Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil mengatakan, Desa Lhok Puuk dan Desa Sara Raja di Kecamatan Langkahan menjadi wilayah terisolasi pascabanjir.“Kita antar bantuan ke permukiman lainnya pakai perahu. Sebagian jalan sudah berubah jadi laut, mirip kuala baru yang muncul pascabanjir,” kata pria yang akrab disapa Ayahwa itu.Ayahwa menilai tingkat kerusakan akibat banjir kali ini sangat parah, bahkan disebutnya lebih dahsyat dibanding tsunami.“Karena itu, kita mohon dukungan Presiden RI Prabowo Subianto untuk memberi perhatian khusus Aceh Utara. Kerusakannya mengerikan dan dahsyat, butuh triliunan dana mengembalikan Aceh Utara seperti semula, dan itulah kami minta Bapak Presiden datang ke Aceh Utara,” ujarnya.Sebelumnya diberitakan, hingga Selasa , sebanyak 69.020 pengungsi masih bertahan di 138 titik pengungsian yang tersebar di 25 kecamatan di Kabupaten Aceh Utara. Selain itu, 163 orang dilaporkan meninggal dunia dan enam orang masih dalam pencarian.Kerusakan lainnya meliputi 12 daerah irigasi yang rusak serta delapan jaringan irigasi tersier yang terdampak banjir. Seluas 14.509 hektar sawah juga tertutup lumpur setinggi satu hingga dua meter dan tidak dapat digunakan.
(prf/ega)
Lhok Puuk, Desa yang Terpisahkan oleh Hantaman Banjir Aceh Utara...
2026-01-12 11:22:50
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 10:58
| 2026-01-12 09:39
| 2026-01-12 09:18
| 2026-01-12 09:09










































