Cara Menanam Kangkung di Pot, Bisa Panen Kurang dari 30 Hari

2026-02-03 09:45:45
Cara Menanam Kangkung di Pot, Bisa Panen Kurang dari 30 Hari
- Menanam kangkung atau water spinach di pot merupakan pilihan ideal bagi pekebun rumahan yang memiliki lahan sempit.Sayuran hijau ini populer karena pertumbuhannya yang cepat dan bisa dipanen dalam kurang lebih 25–30 hari setelah waktu tanam, tergantung cara perawatan dan lingkungan tumbuhnya. Kangkung atau Ipomoea reptans punya kemampuan tumbuh sangat cepat, bahkan bisa dipanen lebih awal jika dirawat dengan baik.Tanaman ini mudah beradaptasi di pot atau polybag asalkan mendapat cukup sinar Matahari dan kelembapan tanah yang konsisten, dilansir dari Kompas.com .Berikut cara menanam kangkung di pot, dan tips agar bisa panen kurang dari 30 hari.Baca juga: Cara Mengatasi Hama Lalat Buah pada Tanaman Cabai, Tak Perlu PestisidaBerikut langkah-langkah sederhana menanam kangkung di pot:Pilih pot atau wadah yang memiliki lubang drainase di bagian bawah agar air tidak menggenang.Dilansir dari laman resmi Jogja Benih, gunakan media tanam berupa tanah gembur yang dicampur dengan kompos atau pupuk kandang dalam perbandingan sekitar 2:1 (tanah:kompos).Campuran ini membantu akar berkembang dan menyediakan nutrisi awal bagi kangkung. Kangkung dapat ditanam dari biji maupun batang (cutting).Jika menggunakan biji, sebar merata di permukaan media tanam lalu tutupi tipis dengan tanah. Siram secara konsisten agar media tetap lembap.Dalam kondisi hangat, biji biasanya akan berkecambah dalam 5-7 hari. Untuk kangkung dalam pot, menanam dari batang yang sudah berakar sering memberi hasil lebih cepat dan lebih tinggi. Letakkan pot di lokasi yang menerima minimal 4–6 jam sinar Matahari langsung setiap hari.Kangkung menyukai sinar Matahari yang cukup untuk pertumbuhan cepat.Pertahankan pula tanah selalu lembap, bahkan disarankan menyiram dua kali sehari saat cuaca panas agar tanaman tidak layu, tetapi hindari genangan air berlebihan. 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-03 10:16