10 Fakta Pesawat Jatuh di Karawang: Kronologi dan Penjelasan Pilot

2026-02-04 11:08:50
10 Fakta Pesawat Jatuh di Karawang: Kronologi dan Penjelasan Pilot
- Sebuah pesawat GA8 Airvan milik BRO Skydive Indonesia mendarat darurat di area persawahan Kampung Ceplik, Desa Kertawaluya, Kecamatan Tirtamulya, Karawang, pada Jumat . Pesawat yang membawa lima awak itu jatuh sekitar pukul 15.00 WIB dan langsung mendapat penanganan dari warga serta petugas.Seluruh penumpang dinyatakan selamat dan dibawa ke Puskesmas Tirtamulya untuk pemeriksaan kesehatan. Lantas, bagaimana keterangan dari pilot dan mengapa memilih mendarat darurat? Berikut 10 fakta tentang peristiwa tersebut. Baca juga: Naik Pesawat dari Singapura Bakal Dikenakan Biaya Tambahan untuk Bahan BakarPesawat GA8 Airvan jatuh di persawahan Kampung Ceplik, Desa Kertawaluya. Kepala Desa Kertawaluya Arta membenarkan lokasi insiden dan menyebut warga melihat pesawat berada di ketinggian rendah sebelum berhenti di area sawah.Ia mengatakan pesawat hendak menuju Cirebon ketika peristiwa terjadi. "Betul, kejadian sekitar jam 15.00 WIB," ujar Arta saat dikonfirmasi melalui telepon, dikutip dari Kompas.com, Jumat . Baca juga: Kecelakaan Pesawat di Kentucky Tewaskan 7 Orang, Ini Kronologi dan Kata Saksi MataLima orang berada di dalam pesawat, terdiri dari pilot, teknisi, dan kru. Seluruhnya selamat dan langsung dievakuasi untuk pemeriksaan kesehatan. Arta memastikan kondisi mereka stabil. "Semuanya selamat," kata dia saat memberi keterangan mengenai kondisi awal para awak.Polres Karawang mencatat pesawat lepas landas dari Bandara Budiarto Curug sekitar pukul 13.50 WIB dengan tujuan Bandara Cakrabhuwana, Cirebon. Informasi ini sesuai dengan penjelasan pilot mengenai jalur penerbangan.Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah mengatakan perjalanan itu berlangsung normal pada menit-menit awal. Pesawat masih berada pada jalur yang direncanakan hingga gangguan muncul.Baca juga: Profil dan Spesifikasi Pesawat Airbus A400M, Seberapa Canggih?


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Meski membawa teknologi kamera baru, rumor menyebut jumlah kamera belakang Xiaomi 17 Ultra justru dipangkas menjadi tiga, dari sebelumnya empat kamera pada Xiaomi 15 Ultra.Selain sensor 200 MP, ponsel ini diperkirakan mengusung kamera utama 50 MP serta kamera ultrawide 50 MP.Xiaomi juga dirumorkan bakal menjadi produsen pertama yang menghadirkan Leica APO zoom camera di ponsel. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan warna lebih akurat, detail lebih tinggi, serta performa makro yang lebih baik, termasuk dalam kondisi cahaya rendah.Di luar sektor kamera, Xiaomi 17 Ultra diperkirakan akan ditenagai chipset tercanggih Qualcomm saat ini, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset tersebut bakal dipadukan dengan layar OLED berukuran 6,85 inci yang mendukung resolusi tinggi dan refresh rate tinggi.Baca juga: HP Xiaomi Redmi Note 15 Series Meluncur Global, Ini SpesifikasinyaDari sisi daya, ponsel ini dirumorkan mengusung baterai berkapasitas 7.000 mAh, meningkat dari 6.000 mAh pada generasi sebelumnya, dengan dukungan pengisian cepat hingga 100 watt.Soal desain, Xiaomi 17 Ultra disebut tidak banyak berubah dari pendahulunya. Ponsel ini dikabarkan tetap mengusung layar datar tanpa tepi melengkung, serta dilengkapi pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar untuk menunjang keamanan.Setelah debut di China pada pekan depan, Xiaomi 17 Ultra diyakini akan meluncur ke pasar global pada kuartal pertama atau sekitar bulan Januari-Maret 2026, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Android Headlines.

| 2026-02-04 10:58