Bogor Bakal Punya Jembatan Kaca Terpanjang se-Indonesia, Ini Lokasinya

2026-01-12 09:59:55
Bogor Bakal Punya Jembatan Kaca Terpanjang se-Indonesia, Ini Lokasinya
- Kabupaten Bogor, Jawa Barat, bakal memiliki jembatan kaca terpanjang di Indonesia, tepatnya di Bendungan Sukamahi.itu karena pembangunan Jembatan Kaca Bendungan Sukamahi yang dikerjakan oleh PPK 5.3 Satker PJN Wilayah V Jawa Barat ini telah mencapai 81,3 persen pada minggu pertama Desember 2025 dan ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan 2026.Jembatan kaca ini diproyeksikan menjadi destinasi wisata baru yang diharapkan mampu membantu memecah kepadatan lalu lintas di kawasan Puncak.Baca juga: Bayi Panda Lahir di Taman Safari Bogor, Dinamai Satrio oleh PrabowoKeberadaannya dinilai dapat menjadi alternatif tujuan wisata sekaligus mendorong pemerataan arus pengunjung di wilayah Bogor."Jembatan Kaca Bendungan Sukamahi dirancang sebagai jembatan kaca terpanjang di Indonesia, kata Manajer Ruas/PPK 5.3 Satker PJN Wilayah V Jawa Barat, Pietoyo Larastomo, dikutip dari laman Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum .Dengan bentang mencapai 275 meter, jembatan ini akan melampaui panjang Jembatan Kaca Seruni Point di kawasan Bromo.Pada bagian tengah, jalur pejalan kaki menggunakan material kaca, sementara sisi jalur dilengkapi wood plastic composite (WPC) untuk memberikan variasi pengalaman berjalan di atas ketinggian.Dari sisi keselamatan, jembatan ini menggunakan kaca laminasi tiga lapis dengan ketebalan masing-masing 1 sentimeter yang diperkuat Sentry Glass Plus.Struktur tersebut dirancang mampu menahan beban hingga 500 kilogram per meter persegi. Selain itu, teknologi heat soaked tempered glass diterapkan untuk meningkatkan ketahanan kaca terhadap benturan.Seluruh desain jembatan juga telah melalui pemodelan simulasi gempa dan uji terowongan angin.Baca juga: Kereta Wisata Jaka Lalana Siap Beroperasi, Layani Wisata Jakarta–Bogor-Sukabumi-CianjurKe depan, struktur jembatan akan dilengkapi sensor strain gauge serta LVDT (Linear Variable Differential Transformer) untuk memantau kondisi jembatan secara real-time dan memastikan keamanan pengunjung.Pietoyo menjelaskan, proses konstruksi jembatan kaca ini menghadirkan tantangan tersendiri karena kompleksitas struktur, penerapan teknologi, serta metode pelaksanaan yang dilakukan pada ketinggian.Pekerjaan struktur melibatkan penggunaan crane berkapasitas 180 ton, pemasangan suspension cable, hingga pembangunan temporary tower sebagai bagian dari tahapan krusial konstruksi.Untuk menjaga kualitas dan keamanan kaca, pengunjung nantinya akan dibekali pelindung alas kaki berbahan karet.Baca juga: Naik ATV Offroad di Puncak Bogor, Ini Lokasi dan HarganyaLangkah ini dilakukan untuk mencegah goresan pada permukaan kaca sekaligus mengurangi risiko tergelincir saat melintas.Ia berharap kehadiran Jembatan Kaca Bendungan Sukamahi tidak hanya menambah daya tarik wisata kawasan, tetapi juga menjadi rujukan pengembangan teknologi jembatan kaca di Indonesia.“Keindahan alam dapat dipadukan dengan inovasi, selama standar keamanan selalu menjadi prioritas,” ujar Pietoyo.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Meski membawa teknologi kamera baru, rumor menyebut jumlah kamera belakang Xiaomi 17 Ultra justru dipangkas menjadi tiga, dari sebelumnya empat kamera pada Xiaomi 15 Ultra.Selain sensor 200 MP, ponsel ini diperkirakan mengusung kamera utama 50 MP serta kamera ultrawide 50 MP.Xiaomi juga dirumorkan bakal menjadi produsen pertama yang menghadirkan Leica APO zoom camera di ponsel. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan warna lebih akurat, detail lebih tinggi, serta performa makro yang lebih baik, termasuk dalam kondisi cahaya rendah.Di luar sektor kamera, Xiaomi 17 Ultra diperkirakan akan ditenagai chipset tercanggih Qualcomm saat ini, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset tersebut bakal dipadukan dengan layar OLED berukuran 6,85 inci yang mendukung resolusi tinggi dan refresh rate tinggi.Baca juga: HP Xiaomi Redmi Note 15 Series Meluncur Global, Ini SpesifikasinyaDari sisi daya, ponsel ini dirumorkan mengusung baterai berkapasitas 7.000 mAh, meningkat dari 6.000 mAh pada generasi sebelumnya, dengan dukungan pengisian cepat hingga 100 watt.Soal desain, Xiaomi 17 Ultra disebut tidak banyak berubah dari pendahulunya. Ponsel ini dikabarkan tetap mengusung layar datar tanpa tepi melengkung, serta dilengkapi pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar untuk menunjang keamanan.Setelah debut di China pada pekan depan, Xiaomi 17 Ultra diyakini akan meluncur ke pasar global pada kuartal pertama atau sekitar bulan Januari-Maret 2026, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Android Headlines.

| 2026-01-12 10:04