Pancangan Batu Megalit, Dedi Mulyadi Awali Pemugaran Situs Gunung Padang

2026-01-12 21:42:48
Pancangan Batu Megalit, Dedi Mulyadi Awali Pemugaran Situs Gunung Padang
CIANJUR, – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mencanangkan pemugaran Situs Gunung Padang di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Senin .Didampingi Bupati Cianjur, Wahyu Ferdian, dan pejabat Kementerian Kebudayaan RI, Dedi Mulyadi memancangkan batu di teras lima, menandai dimulainya pemugaran situs megalitikum tersebut.Sebelumnya, sejak Agustus 2025, tim bentukan Kementerian Kebudayaan yang melibatkan 100 peneliti multidisiplin telah melakukan kajian menyeluruh di lokasi situs dan area sekitarnya.Dedi berharap pemugaran kali ini dapat dilakukan secara menyeluruh karena merupakan kewajiban pemerintah.Baca juga: Situs Gunung Padang Digali, Arkeolog Temukan Artefak Perunggu dan Tembikar"Kita tidak lagi berbicara soal kewenangan Kementerian Kebudayaan, pemerintah provinsi, maupun pemerintah kabupaten, semuanya adalah kewajiban kita semua untuk memelihara. Yang membedakan hanya nomenklatur pembiayaannya saja," ujar Dedi di lokasi situs, Senin."Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan sanggup bersama-sama merekonstruksi Situs Gunung Padang ini," ucap dia.KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi berbincang dengan peneliti saat mengunjungi Situs Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat, Senin untuk meresmikan pemugaran situs megalitikum tersebut,Dedi juga berharap pemugaran tersebut dapat dilakukan secara tuntas."Cerita Gunung Padang bukan cerita yang terus diulang setiap pergantian kepemimpinan, tetapi tidak pernah diwujudkan. Semoga kali ini bisa terwujud (pemugaran)," ujarnya.Baca juga: Proses Pemugaran Situs Gunung Padang Bisa Disaksikan Langsung WisatawanMenurut Dedi, negara memiliki kewajiban untuk memelihara serta bertanggung jawab penuh atas rekonstruksi berbagai peninggalan sejarah."Mudah-mudahan biayanya tersedia. Kalau tidak tersedia, harus disediakan. Saya pikir melalui APBN, APBD provinsi, dan kabupaten, jika bersama-sama, kita bisa merekonstruksi Gunung Padang ini," ujar Dedi.


(prf/ega)