Aion Siapkan Kendaraan EREV untuk Pasar Indonesia

2026-01-17 02:39:05
Aion Siapkan Kendaraan EREV untuk Pasar Indonesia
JAKARTA, - GAC Indonesia bersiap memperluas lini kendaraan elektrifikasi di Tanah Air lewat merek Aion.Tak hanya fokus pada mobil listrik murni (Electric Vehicle/EV), ke depan GAC juga berencana menghadirkan model berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dan Extended Range Electric Vehicle (EREV).Andry Ciu, Chief Executive Officer (CEO) GAC Indonesia mengatakan, kemunculan logo GAC menjadi sinyal kuat bahwa portofolio kendaraan yang ditawarkan akan semakin beragam.“Dengan adanya muncul logo GAC, kita tidak cuma jualan EV, akan ada namanya PHEV. Ada lagi namanya EREV. Kalau hybrid sudah common, ada beberapa. Kita lihat, tanggal mainnya,” ujar Andry di Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.Baca juga: Musim Hujan Tiba, Waspada Sokbreker Motor Cepat BocorLangkah ini menjadi bagian dari strategi GAC untuk memperluas pilihan mobil elektrifikasi di Indonesia, sekaligus memperkenalkan teknologi range-extender yang sebelumnya belum banyak dikenal masyarakat.Carnewschina Aion i60Secara global, Aion telah lebih dulu menghadirkan model EREV bernama Aion i60, yang dilengkapi sistem Xingyuan range-extender buatan GAC.Mengutip dari CarNewsChina, Senin model ini memadukan efisiensi mesin bensin dengan performa motor listrik bertenaga tinggi.Aion i60 tampil dengan desain futuristik khas mobil listrik modern. Bagian depan menggunakan gril tertutup dan lampu utama yang dihubungkan strip LED, menciptakan kesan elegan sekaligus aerodinamis.Pada sisi bodi, Aion i60 menawarkan handle pintu semi-tersembunyi atau tersembunyi penuh, tergantung varian. Beberapa tipe bahkan dilengkapi sensor lidar di atap untuk sistem bantuan mengemudi tingkat lanjut (ADAS).Baca juga: Honda Buka Peluang Brio Jadi Nama Mobil Listrik BaruTampilan belakangnya tak kalah menarik, dengan lampu belakang menyambung penuh (through-type) dan logo GAC yang bisa menyala di tengahnya. Knalpot tersembunyi membuat tampilannya tetap bersih dan modern.Aion i60 diposisikan sebagai SUV kompak, dengan dimensi panjang 4.685 mm, lebar 1.854–1.876 mm, tinggi 1.660 mm, serta jarak sumbu roda 2.775 mm. Kabinnya berkonfigurasi lima tempat duduk yang dirancang untuk kenyamanan harian.Carnewschina Aion i60Model EREV-nya menggunakan mesin bensin 1.5L dengan tenaga maksimum 74 kW (99 hp) yang berfungsi sebagai pengisi daya bagi motor listrik utama. Motor listrik tersebut tersedia dalam dua pilihan daya, yaitu 150 kW (201 hp) dan 165 kW (221 hp).Daya listrik disimpan dalam baterai lithium iron phosphate berkapasitas 29,165 kWh, yang mampu menempuh jarak hingga 160 km secara listrik murni (EV mode).Baca juga: Target Mario Aji di GP Moto2 2026: Bisa Masuk 10 Besar Sementara untuk jangkauan total gabungan (comprehensive range), GAC belum mengumumkan secara resmi. Namun sebagai perbandingan, sistem Xingyuan range-extender yang digunakan juga pada SUV GAC Hyptec HL EREV mampu mencapai jarak 1.369 km (standar CLTC).


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-01-17 01:58