Pencarian Pelatih Valencia Korban Kapal Tenggelam Terkendala Cuaca

2026-01-12 18:19:25
Pencarian Pelatih Valencia Korban Kapal Tenggelam Terkendala Cuaca
Tim SAR mengerahkan drone bawah laut dan drone thermal untuk mencari tiga korban kapal pinisi Putri Sakinah yang tenggelam di Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun, tantangan cuaca buruk dan arus laut yang deras menghambat penggunaan peralatan tersebut.Tiga korban yang belum ditemukan yakni pelatih Tim B sepak bola Wanita Valencia CF di Spanyol, Martin Carreras, serta dua anak laki-lakinya. Sementara itu, jenazah satu anak perempuannya telah ditemukan dan teridentifikasi."Kami pun menerbangkan drone thermal untuk melaksanakan pemantauan udara dikarenakan cuaca masih tidak memungkinkan drone thermal kita tahan untuk tidak kita terbangkan," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere selaku SAR Mission Coordinator, Fathur Rahman, di Labuan Bajo, dilansir detikBali, Selasa (30/12/2025)."Tetapi drone thermal tersebut pun kita sudah siapkan untuk terbang pada saat pelaksanaan operasi SAR yang dilaksanakan," lanjutnya.Drone thermal milik Basarnas dilengkapi kamera inframerah untuk mendeteksi panas tubuh manusia. Sementara itu, drone bawah laut bantuan Polda NTT belum diturunkan karena arus laut yang dinilai berisiko."Karena kita melihat arusnya cukup deras makanya belum berani untuk kita turunkan," ujar Fathur.Simak selengkapnya di sini.Simak juga Video Menyusuri Selat Padar, Lokasi Kapal Pelatih Valencia Tenggelam[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-01-12 17:42