Wanita Paruh Baya di Puncak Bogor Dibunuh saat Sedang Salat

2026-02-04 08:06:09
Wanita Paruh Baya di Puncak Bogor Dibunuh saat Sedang Salat
Wanita paruh baya berinisial N (59) di Cisarua, Bogor, Jawa Barat dibunuh perempuan berinisial NAF (32) saat sedang salat. Pelaku tega membunuh korban gara-gara persoalan tabungan."Pada magrib korban salat magrib, lalu secara tiba-tiba tersangka mengambil balok kayu yang berada di dapur dan menghampiri korban dan memukul saat korban sedang sujud pada bagian kepala," kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo, Sabtu (22/11/2025).Usai dipukul menggunakan balok, korban kemudian terlentang. Saat itu, pelaku kembali memukul korban menggunakan kayu sebanyak dua kali pada bagian kepala dan sempat meminjam uang Rp 1 juta kepada korban."Setelah itu pelaku dan korban sempat berbincang dan dalam perbincangan itu pelaku meminjam uang Rp 1 juta ke korban," bebernya.Korban memberikan perhiasan berupa gelang dan cincin kepada pelaku. Setelah diberikan, pelaku mengelap darah yang bersimbah di tubuh korban dan mengajak korban untuk ke rumah sakit, namun korban menolak."Kemudian pelaku sempat minta maaf dan mengajak korban ke rumah sakit. Korban tidak mau, kemudian kembali cekcok dan perhiasan sempat dikembalikan oleh pelaku kepada korban," bebernya.Korban lalu menjambak pelaku. Saat itu pelaku melawan dan mendorong korban kemudian menutup wajah korban menggunakan bantal."Kemudian bagian wajahnya ditutup dengan bantal hingga kehabisan nafas dan bagian dada itu diduduki oleh si pelaku. Dia mengambil pisau di kamar korban dan menusukkan ke dada korban sekali," ucapnyaMelihat korban masih bergerak, pelaku kembali menusukkan pisau kepada korban sebanyak delapan kali. Kemudian pelaku melarikan diri sambil mebawa barang dan perhiasan korban."Pelaku kabur dan membersihkan diri dengan membawa handphone dan perhiasan milik korban kembali ke rumahnya," bebernya.Keeskokan harinya, pelaku menghubungi anak korban karena sebelumnya mengetahui anak korban akan berkunjung ke rumah korban. Pelaku menyampaikan kepada anak korban bahwa korban tidak bisa dihubungi."Pelaku mencoba mengelabui keluarga dari korban dengan mentayakan korban tidak bisa dihubungi karena sedang pengajian dan dicek apakah keluarga datang ke rumah korban atau tidak," sebutnya.Sebelumnya, sebuah unggahan di media sosial (medsos) menunjukan wanita paruh baya menjadi korban dugaan pembunuhan di wilayah Cisarua, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Pelakunya merupakan seorang wanita.Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto membenarkan kejadian itu. Berkat gerak cepat Pamapta Polres Bogor dalam tindakan pertama penanganan tempat kejadian perkara (TKP), pelaku dapat diamankan."Berkat gerak cepat Polres yang dipimpin Pamapta (Patroli, Pengamanan, dan Pelayanan Masyarakat Terpadu) dalam penanganan TKP (tempat kejadian perkara), pelaku bisa segera kita amankan," kata Wikha.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-02-04 06:04