Kapal Literasi Diresmikan, Jadi Perpustakaan Terapung untuk Pulau-pulau di Maluku

2026-02-05 05:31:29
Kapal Literasi Diresmikan, Jadi Perpustakaan Terapung untuk Pulau-pulau di Maluku
AMBON,  - Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa meresmikan bantuan kapal literasi serta perpustakaan ramah anak di Pulau Saparua, Maluku, Senin .Kapal literasi sebagai perpustakaan terapung itu merupakan bantuan dari PT Karya Abadi Yamaha Marine, untuk mendukung pengembangan literasi dan minat baca anak-anak di wilayah kepulauan di Maluku."Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pimpinan PT Karya Abadi Yamaha Marine atas bantuan kapal literasi yang hari ini kita terima,” kata Hendrik saat meresmikan pengoperasian kapal tersebut.Kapal tersebut akan dioperasikan oleh Heka Leka Foundation sebagai kapal literasi penghubung antar-desa di Pulau Saparua."Heka Leka telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam memajukan pendidikan di Maluku.""Empat perpustakaan yang akan kita resmikan hari ini merupakan kontribusi yang sangat berarti bagi peningkatan minat baca anak-anak kita," kata dia.Baca juga: Keresahan Masa Kecil Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Kini Belum TerbayarMenurut dia, tantangan geografis di wilayah Maluku sebagai provinsi kepulauan kerap menjadi penyebab terjadinya ketimpangan akses terhadap layanan pendidikan. Sehingga kolaborasi lintas sektor menjadi solusi.“Tantangan bukanlah hambatan ketika ada kemauan untuk berkolaborasi. Ketika kita bergerak bersama, tidak ada jarak pulau yang dapat membatasi semangat kita untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar dia.Hendrik menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku dalam mendukung program literasi di wilayah kepulauan.Ia juga sempat berdialog dengan para siswa dan memberikan motivasi kepada mereka untuk meningkatkan minat baca.“Ini adalah visi besar yang membutuhkan dukungan kita semua," kata dia."Pemerintah Provinsi Maluku bangga menjadi mitra yang terus memberikan dukungan, ruang, dan sinergi agar program literasi terus bertumbuh dan memberi manfaat dan menumbuhkan minat baca bagi anak-anak kita,” sambung dia.Humas Pemprov Maluku Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa meresmikan kapal literasi dan perpustakaan ramah anak di Pulau Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Senin *** Local Caption *** merPada kesempatan itu, Hendrik juga menyerahkan sarana dan prasarana pertanian bagi petani di Pulau Saparua.Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan memperkuat ketahanan ekonomi desa.Bantuan yang disalurkan berupa peralatan pengolahan sagu dan pengolahan gula aren, serta bantuan tanaman pangan berupa bibit jagung hibrida sebanyak 1.875 kilogram.Baca juga: Dari Lawyer Korporat Jadi Gubernur, Hendrik Lewerissa: Bukan Cita-cita


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-02-05 04:05