Basarnas Gunakan Jalur Laut dan Udara untuk Distribusi Logistik ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

2026-01-17 04:02:54
Basarnas Gunakan Jalur Laut dan Udara untuk Distribusi Logistik ke Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jakarta - Kepala Basarnas Marsekal TNI Mohammad Syafii menyampaikan bahwa pihaknya mengerahkan berbagai sarana, mulai dari laut hingga udara, untuk menyalurkan bantuan logistik kepada korban banjir dan longsor di Aceh dan Sumatera.Ia menjelaskan bahwa seluruh armada yang tersedia di Kantor SAR telah digunakan secara maksimal dalam operasi kemanusiaan ini. Kapal-kapal dan berbagai sarana laut dikerahkan untuk menjangkau wilayah yang terisolasi akibat kerusakan akses darat."Kemudian untuk jalur-jalur logistik, kita juga menggunakan seluruh sarana yang ada di Kantor SAR berupa kapal-kapal, sarana laut, dan juga kekuatan udara, Badan SAR Nasional juga mengerahkan pesawat yang dari Tanjung Pinang," kata Syafii kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa .Advertisement"Kemudian yang dari Jakarta atau dari Bogor, dan juga yang dari Surabaya kita rapatkan ke sana," sambungnya.Selanjutnya, untuk pencarian korban bencana tersebut pihaknya menggunakan anjing pelacak atau K-9. "Pencarian, karena memang sudah mulai terbuka, kita sudah menggunakan K9 untuk membantu," ujarnya.Jenderal bintang tiga ini menjelaskan, penggunaan K-9 ini dikarenakan kondisi lokasi yang mempunyai kesulitan pasca banjir dan adanya lumpur."Karena kondisi korban, khususnya yang akibat bencana banjir lumpur, tentunya ini mengalami kesulitan tersendiri pada saat lumpur itu ketebalannya tersendiri," jelasnya."Kemudian di dalamnya bercampur dengan kayu dan mulai lumpur ini mulai mengering. Sehingga kita membutuhkan salah satunya adalah K-9. Mungkin itu," pungkasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-01-17 03:22