Penampakan Kebakaran Apartemen Hong Kong, Diduga Bermula dari Perancah Bambu

2026-01-12 04:11:25
Penampakan Kebakaran Apartemen Hong Kong, Diduga Bermula dari Perancah Bambu
TAI PO, – Kebakaran besar melanda kompleks perumahan Wang Fuk Court di Tai Po, Hong Kong, menewaskan sedikitnya 44 orang dan membuat 279 belum ditemukan.Api yang pertama kali muncul pada Rabu sore waktu setempat menjalar cepat dari satu gedung ke gedung lainnya, menjadikannya salah satu bencana terburuk di kota itu dalam beberapa dekade. Dugaan penyebab sementara menunjukkan kemungkinan keterkaitan material bangunan yang mudah terbakar dalam proses renovasi.Baca juga: Kebakaran Apartemen Hong Kong Tewaskan 44 Orang, 3 Pria DitangkapAFP/YAN ZHAO Asap tebal dan api membubung saat kebakaran besar melanda gedung apartemen di Wang Fuk Court di distrik Tai Po, Hong Kong, Rabu . Setidaknya 44 orang tewas ketika kebakaran melanda beberapa blok apartemen tersebut.Pemadam Kebakaran Hong Kong menerima laporan awal kebakaran sesaat sebelum pukul 15.00 waktu setempat. Kebakaran bermula di Wang Cheong House, gedung hunian setinggi 32 lantai yang sedang direnovasi.Derek Armstrong Chan, Wakil Direktur Operasional Pemadam Kebakaran, menjelaskan bahwa saat tim tiba, perancah bambu dan jaring pengaman di area renovasi sudah terbakar. Api kemudian menjalar begitu cepat ke gedung-gedung lain, mengubah satu blok menjadi serangkaian kebakaran multi-lantai di hampir seluruh kompleks.Sebanyak tujuh dari delapan blok apartemen di kawasan itu terdampak, memaksa ribuan penghuni melarikan diri ke penampungan sementara. Namun, banyak penghuni diketahui tetap terjebak di dalam.Tiga gedung berhasil dipadamkan pada Kamis pagi, sementara empat gedung lainnya masih menunjukkan jejak api, menurut Kepala Eksekutif Hong Kong John Lee.AFP/PETER PARKS Sebuah apartemen masih terbakar saat kebakaran besar melanda beberapa blok apartemen di perumahan Wang Fuk Court di distrik Tai Po, Hong Kong, pada 27 November 2025. Korban tewas akibat kebakaran gedung tinggi di Hong Kong telah meningkat menjadi setidaknya 44 orang, kata para pejabat pada 27 November saat api masih membara dan polisi mengatakan tiga tersangka telah ditangkap. Perancah (scaffolding) bambu diduga sebabkan api cepat meluas pada kebakaran apartemen Hong Kong tersebut.Penyebab kebakaran masih belum diketahui, namun polisi telah memulai penyelidikan kriminal. Diketahui, kompleks tersebut sedang dalam renovasi dan seluruh bangunannya dilapisi perancah bambu dan jaring pengaman.Penyidik menemukan papan polistirena mudah terbakar yang menutupi jendela beberapa apartemen, diduga menjadi salah satu pemicu cepatnya api menjalar. Tiga pria ditangkap dengan tuduhan “kelalaian berat”.Direktur Layanan Pemadam Kebakaran Andy Yeung mengatakan, “Papan polistirena ini sangat mudah terbakar dan api menyebar dengan sangat cepat.”


(prf/ega)