Hiruk-Pikuk Libur Nataru, Cerita Sopir Bus Terminal Tirtonadi Bersiap Bawa Penumpang dengan Selamat

2026-01-12 05:56:31
Hiruk-Pikuk Libur Nataru, Cerita Sopir Bus Terminal Tirtonadi Bersiap Bawa Penumpang dengan Selamat
SOLO, - Suasana pagi di Terminal Tirtonadi, Kota Solo, Jawa Tengah, mulai ramai menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Suara mesin bus bersahut-sahutan, sementara para penumpang tampak turun dengan membawa koper, tas ransel, hingga kardus berisi oleh-oleh.Namun pagi ini, aktivitas di terminal terasa sedikit berbeda. Di salah satu sudut area pemberhentian, para sopir bus tidak hanya bersiap mengantarkan penumpang ke berbagai daerah, tetapi juga mengikuti ramp check kendaraan dan pemeriksaan kesehatan gratis.Salah satu sopir yang mengikuti pemeriksaan adalah Samporno (58), pengemudi bus PO Eka trayek Magelang–Surabaya. Ia mengaku lega setelah dinyatakan dalam kondisi sehat.“Baru saja kami melakukan pengecekan kesehatan, mulai dari tes buta warna, tes gula darah, dan pemeriksaan lainnya. Alhamdulillah semuanya normal,” ujar Samporno, pada Selasa .Baca juga: Sambut Libur Nataru, Pelni Semarang Pastikan Seluruh Kapal Lulus Ramp CheckMenurutnya, pemeriksaan kesehatan sangat penting bagi sopir bus yang harus menempuh perjalanan jauh dengan tanggung jawab besar terhadap keselamatan penumpang.“Kegiatan ini sangat berguna bagi kami selama perjalanan. Dengan adanya pemeriksaan ini, kami bisa mengecek sekaligus mengontrol kondisi kesehatan tubuh,” katanya.Ia menambahkan, di perusahaan tempatnya bekerja, pemeriksaan kesehatan sebenarnya sudah dilakukan secara rutin.“Sebelum berangkat dari garasi juga selalu ada pengecekan kesehatan,” imbuhnya.KOMPAS.COM/Fristin Intan Sulistyowati Sopir bus melakukan pemeriksaan kesehatan gratis di Terminal Tirtonadi, Kota Solo, Jawa Tengah, pada Selasa Meski demikian, Samporno menyebut arus penumpang pada awal libur Natal dan Tahun Baru tahun ini belum sepenuhnya mengalami lonjakan. “Kalau saya lihat ada sedikit penurunan dibanding tahun lalu. Tapi ini masih awal, jadi belum bisa dipastikan. Mudah-mudahan ke depannya ada peningkatan yang signifikan,” ucapnya.Selain kesehatan sopir, kondisi kendaraan juga menjadi perhatian utama. Samporno memastikan armada yang ia bawa dalam kondisi laik jalan.“Semua normal. Ban menggunakan standar pabrikan. Di PO kami, kondisi kendaraan sangat diperhatikan. Setiap akan berangkat selalu dicek dari garasi, mulai dari tekanan ban sampai kondisi fisik lainnya,” jelasnya.Baca juga: Gelar Ramp Check di Terminal Semin, Dishub Gunungkidul Temukan Bus dengan Trayek Tak SesuaiHal serupa disampaikan Ari Pratama Ramadhani, pengemudi Trans Jateng rute Wonogiri–Solo. Ia mengatakan pemeriksaan kesehatan yang dijalaninya cukup lengkap.“Pemeriksaannya meliputi cek tensi, tes buta warna, cek gula darah, tes narkoba, serta konsultasi dengan dokter,” ujar Ari.


(prf/ega)