Sayonara KRL Jalita 8500, KRL Impor Pertama dari Jepang Resmi Pensiun

2026-01-17 07:48:28
Sayonara KRL Jalita 8500, KRL Impor Pertama dari Jepang Resmi Pensiun
JAKARTA, - Hampir dua dekade lalu, kereta-kereta hibah dari Jepang dikirim ke Indonesia dengan seri berbeda. Salah satunya, KRL seri Jalita 8500 yang hadir pertama kali pada tahun 2006 silam.KRL seri Jalita 8500 ini memulai debutnya pada 1975 di jalur Denentoshi Jepang dengan 10 rangkaian.Tahun 2006, KRL Jalita 8500 mulai dikirim ke Indonesia, melanjutkan program sebelumnya, yakni impor KRL seri 8000 dari Tokyu.Total 40 unit kereta seri ini tiba di Jakarta dengan delapan gerbong dan livery berwarna kuning-hijau, sepanjang tahun 2006-2009.Baca juga: Ada Promo Liburan ke Korea Mulai Rp 11 Jutaan, Mau?KRL seri Jalita 8500 menjadi kereta pertama yang dimiliki langsung oleh PT KCI setelah berpisah dari perusahaan induknya, yakni PT KAI pada tahun 2009.Livery atau desain kereta ini berubah dari kuning-hijau menjadi merah-abu-hitam-kuning berlogo Commuter dan mudah dikenali karena desain berbentuk kotak di bagian depannya."Tahun 2012, livery ini menghilang. Tahun 2024, bertepatan dengan menjelang 100 tahun KRL di Jabodetabek, IRPS bekerja sama dengan PT KAI Commuter mengembalikan livery awal ini selama satu tahun sampai purnatugas tahun ini," ungkap Ketua Pelaksana Mini Museum KRL, Adam Fardl Al Fath, saat ditemui Kompas.com di lokasi museum, Sabtu .IRPS atau Indonesian Railway Preservation Society adalah komunitas pencinta kereta api yang berfokus pada penyelamatan dan pelestarian aset perkeretaapian Indonesia.Baca juga: Wisata Keraton Solo Tutup Sementara, Momen Pergantian RajaTulisan "Jalita" terlihat di bagian depan rangkaian kereta ini, membuat seri 8500 menjadi satu-satunya KRL yang memiliki nama rangkaian.KRL seri Jalita 8500 resmi mengakhiri masa bakti di Jepang pada awal 2023. Rangkaian unit kereta ini masih disimpan di Depo Nagatsuta bersama unit kereta lain yang dipreservasi.Kompas.com/Krisda Tiofani Mini Museum KRL hadir perdana di Tanah Air. Bertempat di Stasiun Jakarta Kota, museum ini mengusung tema Arigato KRL. KRL Jalita 8500 (Jalan-Jalan Lintas Jakarta) dirancang menjadi lokasi mini museum di Jalur 1 Stasiun Jakarta Kota, Jakarta Barat selama 10-16 November 2025.Dua tahun setelahnya, yakni November 2025, KRL seri Jalita 8500 juga turut berhenti beroperasi di Indonesia karena suku cadang dari Jepang yang tidak lagi tersedia.Untuk mengenang KRL seri Jalita 8500, PT KAI Commuter menghadirkan Mini Museum KRL Jalita di Jalur 1 Stasiun Jakarta Kota, Jakarta Barat selama 10-16 November 2025.Pengunjung diajak bernostalgia lewat delapan gerbong KRL legendaris berisi informasi detail seputar tiga rangkaian KRL asal Jepang yang purnatugas hingga miniatur kereta api di Indonesia.Baca juga: Benteng Pendem Ambarawa Setelah Revitalisasi, Indah dan Bikin Pangling


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-17 07:18