Korban Tewas Banjir di Sri Lanka Jadi 334 Orang, Hampir 400 Lainnya Hilang

2026-01-15 06:42:04
Korban Tewas Banjir di Sri Lanka Jadi 334 Orang, Hampir 400 Lainnya Hilang
Korban tewas akibat banjir dan tanah longsor yang dipicu oleh Siklon Ditwah di Sri Lanka terus bertambah. Otoritas setempat melaporkan 334 orang meninggal dunia.Dilansir AFP, Senin (1/12/2025), jumlah korban tewas itu dilaporkan oleh Pusat Penanggulangan Bencana Sri Lanka. Selain 334 orang meninggal dunia, hampir 400 orang hilang akibat bencana tersebut.Hujan di wilayah Sri Lanka telah mereda setelah seminggu dilanda hujan deras. Akan tetapi daerah dataran rendah di ibu kota Kolombo masih terendam banjir, dengan lebih dari satu juta orang terdampak bencana.Bagian utara Kolombo menghadapi banjir besar, karena permukaan air di Sungai Kelani terus meningkat. Hal itu diungkap oleh Pusat Manajemen Bencana (DMC).Banjir besar ini dipicu oleh oleh Siklon Ditwah. Siklon mulai bergerak menjauh dari Sri Lanka pada hari Sabtu."Meskipun siklon telah meninggalkan kita, hujan lebat di hulu kini membanjiri daerah dataran rendah di sepanjang tepian Sungai Kelani," kata seorang pejabat DMC.Presiden Anura Kumara Dissanayake mengumumkan keadaan darurat pada hari Sabtu kemarin. Langkah ini untuk menangani dampak siklon dan meminta bantuan internasional.India adalah yang pertama merespons, mengirimkan pasokan bantuan dan dua helikopter beserta awaknya untuk melaksanakan misi penyelamatan.Jepang mengatakan akan mengirimkan tim untuk menilai kebutuhan mendesak dan menjanjikan bantuan lebih lanjut.DMC mengatakan, meskipun hujan telah mereda di seluruh pulau, beberapa jalan di provinsi tengah yang paling parah terkena dampak tetap tidak dapat diakses.Sistem cuaca ekstrem telah menghancurkan lebih dari 20.000 rumah. Kondisi ini juga memaksa 122.000 orang mengungsi ke tempat penampungan sementara yang dikelola pemerintah.Sebanyak 833.000 orang lainnya membutuhkan bantuan setelah mengungsi akibat banjir.Pasukan dari angkatan darat, laut, dan udara telah dikerahkan bersama pekerja sipil dan relawan untuk membantu upaya bantuan.Para pejabat melaporkan bahwa sekitar sepertiga wilayah negara tersebut masih tanpa listrik atau air bersih akibat kabel listrik yang putus dan fasilitas pemurnian air yang terendam. Koneksi internet juga terputus.Siklon ini telah menjadi bencana alam paling mematikan di Sri Lanka sejak 2017, ketika banjir dan tanah longsor merenggut lebih dari 200 nyawa dan membuat ratusan ribu orang mengungsi.Banjir terburuk sejak pergantian abad terjadi pada Juni 2003, yang menewaskan 254 orang.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Hans Patuwo bukan sosok baru di lingkungan GoTo. Ia telah bekerja hampir delapan tahun di ekosistem Gojek, GoPay, dan GoTo. Ia bergabung dengan Gojek pada 2018 sebagai Chief Operating Officer, dengan fokus pada penguatan operasional dan ekosistem mitra driver.Pada 2021, Hans dipercaya memimpin unit bisnis yang kemudian berkembang menjadi GoTo Financial. Di posisi tersebut, ia mengawasi peluncuran layanan pinjaman dan pengembangan aplikasi GoPay, yang kini menjadi salah satu platform fintech terbesar di Indonesia.Baca juga: KPPU Denda TikTok Rp 15 Miliar Karena Telat Lapor Akuisisi TokopediaAwal 2024, Hans ditunjuk sebagai Chief Operating Officer GoTo dan bertanggung jawab atas strategi grup serta proyek migrasi cloud perusahaan. Perannya kembali diperluas pada Juli 2025, ketika ia dipercaya sebagai Presiden On-Demand Services.Sebelum bergabung dengan Gojek, Hans memiliki pengalaman internasional dengan bekerja di Amerika Serikat, China, dan Singapura. Ia juga pernah menjabat sebagai Partner di firma konsultan manajemen global McKinsey.YouTube.com/Gojek Goto, layanan Gojek dan Tokopedia.Penunjukan CEO baru ini terjadi di tengah sorotan pasar terhadap arah strategis perusahaan hasil merger antara Gojek dan Tokopedia itu.Berdasarkan laporan Bloomberg, saham GoTo tercatat naik sekitar 20 persen sepanjang kuartal ini di Bursa Efek Indonesia, mengungguli kinerja sejumlah perusahaan ride-hailing dan pengantaran global.Kenaikan saham tersebut terjadi menjelang Rapat Umum Pemegang Saham yang menjadi momen penting bagi arah strategis perusahaan, termasuk persetujuan pengangkatan Hans Patuwo sebagai CEO baru.Meski saham GoTo menguat, valuasi perusahaan masih jauh dari masa awal IPO. Kapitalisasi pasar GoTo kini berada di bawah 5 miliar dollar AS, turun drastis dari puncaknya yang sempat menembus 30 miliar dollar AS pada 2022.

| 2026-01-15 04:48