Komisi III DPR Setujui 7 Calon Anggota Komisi Yudisial, Ini Daftarnya

2026-02-02 10:27:27
Komisi III DPR Setujui 7 Calon Anggota Komisi Yudisial, Ini Daftarnya
Komisi III DPR telah melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap 7 calon anggota Komisi Yudisial (KY). Sebanyak delapan fraksi di DPR menyetujui tujuh nama calon komisioner KY itu untuk dibawa ke tingkat paripurna.Rapat pleno persetujuan calon anggota Komisi Yudisial terselenggara di ruang Komisi III DPR, Senayan, Jakarta, Rabu . Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi III DPR Sari Yuliati.Sari mulanya mempersilakan masing-masing fraksi di Komisi III DPR untuk menyampaikan tanggapan atas hasil uji kelayakan calon anggota KY yang sudah dilakukan sejak Senin . Hasilnya, 8 fraksi di Komisi III menyetujui seluruh calon anggota KY yang melakukan fit and proper test di DPR."Calon anggota Komisi Yudisial harus memiliki keberpihakan yang jelas terhadap pencari keadilan. Oleh karena itu Komisi Yudisial harus hadir sebagai benteng moral yang menjaga agar hakim tidak menyalahgunakan kewenangan yang dapat merugikan rakyat," ujar perwakilan PDIP, Safaruddin, dalam rapat."Fraksi PDIP menetapkan sejumlah aspek pandangan pada calon yang antara lain meliputi penguatan sistem check and balances antar lembaga peradilan, mekanisme pelaporan masyarakat yang efektif, digitalisasi pengawasan hakim, penanganan pelanggaran kode etik yang lebih cepat transparan dan berbasis alat bukti," sambungnya.Sari Yuliati lantas meminta persetujuan kepada anggota Komisi III DPR yang hadir dalam rapat pleno. Sari mengatakan delapan fraksi di DPR telah memberikan persetujuan."Maka dapat disimpulkan bahwa pemberian persetujuan atau tidak memberikan persetujuan Komisi Yudisial 2025-2030 yaitu, 8 fraksi memberikan persetujuan terhadap 7 calon anggota Komisi Yudisial, yaitu F. Willem Saija, Setyawan Hartono, Anita Kadir, Desmihardi, Andi Muhammad Asrun, Abdul Chair Ramadhan, Abhan," kata Sari. Anggota Komisi III DPR yang hadir sepakat dengan keputusan itu. Tujuh calon anggota KY tersebut akan dibawa ke tingkat persetujuan selanjutnya dalam paripurna terdekat."Apakah kesimpulan ini dapat kita sepakati?" tanya Sari."Setuju," jawab anggota Dewan disertai ketukan palu pimpinan Komisi III DPR.Berikut daftar calon anggota Komisi Yudisial yang disetujui Komisi III DPR: 1. F. Williem Saija - unsur mantan hakim2. Setyawan Hartono - unsur mantan hakim3. Anita kadir - unsur praktisi hukum4. Desmihardi - unsur praktisi hukum5. Andi Muhammad Asrun - unsur akademisi hukum6. Abhan - unsur tokoh masyarakatLihat juga Video: Mahfud Yakinkan Penanganan HAM Berat Aspek Yudisial Tetap Ada[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-02-02 10:25