Mendagri Sarankan 125.000 Baju Reject Batal Ekspor Dikirim ke Korban Bencana Sumatera

2026-01-12 19:06:28
Mendagri Sarankan 125.000 Baju Reject Batal Ekspor Dikirim ke Korban Bencana Sumatera
JAKARTA, - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyarankan agar 125.000 pakaian reject yang batal ekspor dari pabrik di dalam negeri, dikirimkan sebagai bantuan kemanusiaan bagi korban banjir di sejumlah wilayah di Sumatera.Tito menyampaikan usulan ini kepada Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin guna mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana."Kami mohon kalau boleh saran, Pak. Ada beberapa perusahaan garmen yang besar itu sebenarnya ingin membantu," kata Tito kepada Prabowo.Baca juga: Prabowo Sentil Pihak Pemerintah yang Lambat: Terlalu Menghamba ke AturanIa melanjutkan, sejumlah perusahaan garmen besar yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) itu bersedia menyalurkan pakaian reject yang gagal ekspor tapi masih layak pakai.Kemendagri sudah koordinasi dengan dua perusahaan yang siap mengirim 125.000 pakaian tersebut."Nah itu dari 2 perusahaan yang menghubungi kami sudah ada yang menyiapkan 100.000 pieces yang kedua 25.000 pieces," ucap dia.Hanya saja, dua perusahaan itu harus punya izin dari Kementerian Perdagangan dan Kementerian Keuangan.Oleh karenanya, Tito juga meminta izin kepada dua pejabat terkait agar mempercepat proses tersebut.Baca juga: Mendikdasmen Lapor ke Prabowo, Banyak Smartboard Rusak di Banjir Sumatera"Tapi untuk keluar, harus mendapatkan izin dari dua instansi, yaitu dari Bea Cukai dan dari Kementerian Perdagangan. Kalau kami sarankan ini ada undang-undangnya, Pak, ada pasalnya, dalam rangka kepentingan bencana, digunakan Pak. Jadi, asal ada surat permintaan resmi dari instansi," jelas Tito.Merespons ini, Presiden Prabowo menyambut baik usulan tersebut. Kepala negara juga langsung menyetujui pembebasan pajak pertambahan nilai terhadap bantuan pakaian gagal ekspor."Saya kira bagus itu. Menteri Keuangan ya, dan ya oke dibebaskan PPN tapi juga diwaspadai harus diserahkan instansi Kemendagri yang menerima dan bertanggung jawab," kata Prabowo.Prabowo meminta Kemendagri bertanggung jawab dan segera mengirim pakaian itu ke warga terdampak."Dan harus segera dikirim ke daerah bencana," tegas Prabowo.


(prf/ega)