Demo Tolak KUHAP di Banjarmasin Ricuh, Mahasiswa Berusaha Dobrak Pagar DPRD Kalsel

2026-01-12 05:29:59
Demo Tolak KUHAP di Banjarmasin Ricuh, Mahasiswa Berusaha Dobrak Pagar DPRD Kalsel
BANJARMASIN, - Aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalimantan Selatan (Kalsel) di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalsel, pada Senin sore, berujung ricuh.Para mahasiswa menolak pengesahan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru.Aksi tersebut dikawal oleh ratusan personel gabungan dari Polresta Banjarmasin dan Polda Kalsel.Baca juga: Mahasiswa Bandung Geruduk DPRD Jabar, Desak Revisi KUHAP DicabutPolisi terpaksa mengalihkan arus lalu lintas di Jalan Lambung Mangkurat, lokasi di mana aksi berlangsung.Kericuhan pecah ketika mahasiswa berusaha mendobrak gerbang DPRD Kalsel yang dijaga ketat oleh petugas.Suasana semakin tegang ketika teriakan mahasiswa menggema. "Jangan mundur kawan-kawan," saat mereka berusaha menerobos blokade yang dibentuk oleh polisi.Baca juga: Pakar Hukum Ingatkan Warga Waspada usai Revisi KUHAP Disahkan, Ini SebabnyaMeskipun demikian, upaya mereka untuk masuk ke gedung dewan terus terhalang oleh petugas.Kericuhan akhirnya mereda setelah Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, menemui massa aksi.Supian mempersilakan dua perwakilan mahasiswa untuk berdialog di dalam gedung dewan.M Irfan, koordinator aksi, mengungkapkan bahwa KUHAP yang baru berpotensi mencederai Hak Asasi Manusia (HAM)."KUHAP akan mencederai prinsip keadilan dan HAM," ujar Irfan dalam orasinya.Ia juga menilai terdapat banyak pasal karet dalam undang-undang tersebut yang dapat melemahkan kinerja penegak hukum.Baca juga: Kapolri Kumpulkan Kapolda-Kapolres Se-Indonesia, Bahas KUHAP BaruIrfan menambahkan bahwa KUHAP yang baru direncanakan berlaku mulai Januari 2026 ini terkesan terburu-buru."Pengesahan ini terkesan tergesa-gesa dan terburu-buru, ini ada apa?," jelasnya.


(prf/ega)