CEO Nvidia Ungkap Fakta yang Tak Bisa Diabaikan soal Ilmuwan AI China

2026-01-12 14:21:01
CEO Nvidia Ungkap Fakta yang Tak Bisa Diabaikan soal Ilmuwan AI China
- Chief Executive Officer (CEO) Nvidia, Jensen Huang, menyebut bahwa sebagian besar ilmuwan dan peneliti terbaik di bidang kecerdasan buatan (AI) saat ini berasal dari China.Pernyataan ini disampaikannya dalam beberapa kesempatan sebagai pengakuan atas kontribusi besar China dalam ekosistem AI global.“Sebagian besar ilmuwan AI terbaik dunia berasal dari China. Itu kenyataan yang tidak bisa diabaikan,” ujar Huang.Menurut dia, kualitas sumber daya manusia China dalam bidang sains dan teknologi sangat tinggi, terutama dalam disiplin ilmu komputer, matematika, dan pembelajaran mesin (machine learning).Banyak di antara mereka kini memegang peran penting di laboratorium riset terkemuka, universitas terkemuka, dan perusahaan teknologi besar dunia, termasuk di Amerika Serikat.Baca juga: Ketika Hukuman Amerika Jadi Pemantik Kebangkitan Teknologi China...Ia juga memuji karya-karya ilmuwan China yang dinilainya sangat teknis, berdampak besar, dan mencerminkan kedalaman riset yang kuat.“Para peneliti AI dari China sangat teknikal, sangat berbakat, dan sangat berdedikasi,” ujarnya, seperti dirangkum KompasTekno dari Business Insider, Rabu .Dominasi talenta AI asal China juga tercermin dalam struktur internal berbagai perusahaan teknologi besar. Salah satu contohnya adalah Meta, yang kini memperkuat divisi AI-nya dengan membentuk tim pengembangan model bahasa besar (LLM) generasi terbaru.Tim riset AI Meta saat ini didominasi oleh ilmuwan dan insinyur beretnis China, baik yang berasal dari diaspora maupun lulusan universitas di China dan Amerika Serikat.Baca juga: Zuckerberg Memburu Jenius AI, Habiskan Triliunan Rupiah demi Tim Elit SuperintelligenceBeberapa nama yang memimpin proyek Llama 3 dan model multimodal Meta dilaporkan memiliki latar belakang pendidikan di bidang matematika dan ilmu komputer dari institusi, seperti Tsinghua University, Stanford, dan MIT.Baca juga: Mark Zuckerberg Bajak Shengjia Zhao, Tokoh Kunci OpenAI untuk Masuk Tim AI MetaHuang menekankan bahwa kemajuan AI tidak bisa dicapai secara eksklusif oleh satu negara. Menurut dia, AI adalah proyek ilmiah global yang membutuhkan kolaborasi terbuka antarbangsa.“AI adalah disiplin global. Tidak ada satu pun negara yang bisa membangun teknologi ini sendirian,” kata Huang.Ia menambahkan, keterlibatan peneliti dari berbagai latar belakang adalah kekuatan utama dalam pengembangan AI yang adil dan inklusif. Pembatasan geopolitik terhadap aliran pengetahuan justru berisiko menghambat inovasi dan memperlambat manfaat teknologi bagi masyarakat dunia./ Reska K. Nistanto Kekayaan CEO Nvidia Jensen Huang melonjak Rp82 triliun seiring melambungnya saham perusahaan ke rekor tertinggi. Valuasi pasar Nvidia pun kini melampaui Microsoft.


(prf/ega)