Identitas Pelaku Pembunuhan Pengemudi Taksi Online di Tol Jagorawi Temui Titik Terang

2026-02-05 03:57:24
Identitas Pelaku Pembunuhan Pengemudi Taksi Online di Tol Jagorawi Temui Titik Terang
BOGOR, - Polisi telah mengantongi identitas terduga pelaku pembunuhan pengemudi taksi online bernama Ujang Adiwijaya (57), warga Kota Depok, yang jasadnya ditemukan di Tol Jagorawi, Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo mengatakan, saat ini pelaku sedang dalam pengejaran."Identitas sudah kita kantongi dan sudah kita ikhtiar untuk melakukan pengejaran," kata Anggi kepada wartawan, Rabu .Ia menjelaskan, identitas terduga pelaku diketahui dari hasil penyelidikan dan penyidikan, mulai dari pemeriksaan saksi-saksi hingga hasil otopsi yang menunjukkan korban merupakan korban tindak pidana.Baca juga: Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Tol Jagorawi Km 30 Citeureup Bogor"Mohon doanya, kita sedang melaksanakan pendalaman," ungkapnya.Menurut Anggi, sejumlah barang milik korban juga diketahui hilang, termasuk mobil dan ponsel, yang kini masih dalam pencarian."Barang yang hilang karena memang kami mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang diperoleh dugaan ada harta benda utamanya kendaraan yang digunakan korban," ujarnya.Sebelumnya, warga Desa Leuwinutug, Citeureup, Kabupaten Bogor, digegerkan dengan temuan mayat pria di pinggir Tol Jagorawi KM 30 sekitar pukul 17.00 WIB pada Senin .Dalam video yang diterima Kompas.com, korban tampak terbujur kaku dalam posisi terlentang di rumput pinggir jalan tol dengan mengenakan kaos lengan pendek dan celana panjang hitam.Hasil pemeriksaan menunjukkan korban adalah Ujang Adiwijaya, warga Depok yang bekerja sebagai pengemudi taksi online.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Hans Patuwo bukan sosok baru di lingkungan GoTo. Ia telah bekerja hampir delapan tahun di ekosistem Gojek, GoPay, dan GoTo. Ia bergabung dengan Gojek pada 2018 sebagai Chief Operating Officer, dengan fokus pada penguatan operasional dan ekosistem mitra driver.Pada 2021, Hans dipercaya memimpin unit bisnis yang kemudian berkembang menjadi GoTo Financial. Di posisi tersebut, ia mengawasi peluncuran layanan pinjaman dan pengembangan aplikasi GoPay, yang kini menjadi salah satu platform fintech terbesar di Indonesia.Baca juga: KPPU Denda TikTok Rp 15 Miliar Karena Telat Lapor Akuisisi TokopediaAwal 2024, Hans ditunjuk sebagai Chief Operating Officer GoTo dan bertanggung jawab atas strategi grup serta proyek migrasi cloud perusahaan. Perannya kembali diperluas pada Juli 2025, ketika ia dipercaya sebagai Presiden On-Demand Services.Sebelum bergabung dengan Gojek, Hans memiliki pengalaman internasional dengan bekerja di Amerika Serikat, China, dan Singapura. Ia juga pernah menjabat sebagai Partner di firma konsultan manajemen global McKinsey.YouTube.com/Gojek Goto, layanan Gojek dan Tokopedia.Penunjukan CEO baru ini terjadi di tengah sorotan pasar terhadap arah strategis perusahaan hasil merger antara Gojek dan Tokopedia itu.Berdasarkan laporan Bloomberg, saham GoTo tercatat naik sekitar 20 persen sepanjang kuartal ini di Bursa Efek Indonesia, mengungguli kinerja sejumlah perusahaan ride-hailing dan pengantaran global.Kenaikan saham tersebut terjadi menjelang Rapat Umum Pemegang Saham yang menjadi momen penting bagi arah strategis perusahaan, termasuk persetujuan pengangkatan Hans Patuwo sebagai CEO baru.Meski saham GoTo menguat, valuasi perusahaan masih jauh dari masa awal IPO. Kapitalisasi pasar GoTo kini berada di bawah 5 miliar dollar AS, turun drastis dari puncaknya yang sempat menembus 30 miliar dollar AS pada 2022.

| 2026-02-05 01:32