Prabowo Datangi Jembatan Pante Dona di Aceh yang Tersisa Rangka Baja imbas Banjir Bandang

2026-02-04 03:44:53
Prabowo Datangi Jembatan Pante Dona di Aceh yang Tersisa Rangka Baja imbas Banjir Bandang
JAKARTA, - Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung Jembatan Pante Dona di Kabupaten Aceh Tenggara, Senin .Jembatan tersebut putus total akibat banjir besar yang melanda Aceh.Hanya setengah rangka baja yang tersisa, sementara sebagian lainnya sudah jatuh di bawah sungai yang masih mengalir deras.Ambruknya infrastruktur ini menyebabkan ribuan warga terisolasi, serta membuat jalur logistik terhenti total.Dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden, Prabowo langsung menuju titik lokasi kerusakan sesampainya di Aceh.Baca juga: Prabowo: Kapal Besar Sudah Merapat di Sibolga, Hercules Dikerahkan Tiap HariArus banjir yang melanda sejak beberapa hari lalu memang menyeret material jembatan hingga struktur penopangnya runtuh.Jembatan Pante Dona mengalami kerusakan yang paling parah dari total empat jembatan baja yang hancur.Saat tiba di lokasi, Presiden Prabowo terlihat berjalan menyusuri tepian jembatan yang rusak, memperhatikan langsung sisa-sisa konstruksi yang roboh.Di lokasi jembatan, ia juga tampak berdiskusi dengan jajaran pemerintah terkait mengenai langkah percepatan pembangunan akses darurat agar mobilitas masyarakat segera pulih.Kepala Negara menegaskan agar rekonstruksi jembatan permanen diprioritaskan agar transportasi dan ekonomi masyarakat dapat bangkit kembali.Usai peninjauan, ia menyempatkan diri menyapa dan menyalami warga yang menunggu di sekitar lokasi peninjauan.Baca juga: Cek Banjir di Tapanuli Tengah, Prabowo: Kita Bersyukur Cuaca Membaik, Ramalan Terburuk Sudah LewatMereka menyambut kedatangan Presiden dengan penuh haru dan rasa syukur.Seorang warga mengungkapkan rasa terima kasih mewakili masyarakat Aceh Tenggara.“Presiden Prabowo, terima kasih sudah datang di Bumi Sepakat Segenep,” ujarnya sambil menjabat tangan Presiden.Sebelumnya diberitakan, Aceh, Sumatera Barat, hingga Sumatera Utara dilanda banjir bandang dan tanah longsor.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Selain itu, ia juga berpesan agar seluruh ASN di Indonesia tetap menjaga integritas dan terus melayani masyarakat dengan hati.Rini menegaskan bahwa ASN harus bekerja secara profesional untuk mendukung tugas-tugas pemerintahan. Pasalnya, Korpri berperan sebagai simbol persatuan, kolaborasi, dan stabilitas nasional melalui kerja sama seluruh komponen bangsa.Lebih lanjut, Penasihat Harian Dewan Pengurus Korpri Nasional ini berharap agar anggota Korpri bekerja dengan inovasi dan efisiensi, serta mengedepankan pelayanan cepat, hemat, dan transparan melalui pemanfaatan teknologi digital.“Saya berharap Korpri menjadi rumah para ASN dan menjadi wadah yang bermanfaat bagi para ASN dan tentunya untuk memudahkan para ASN berkolaborasi. Sekali lagi selamat kepada Korpri. Selamat Hari Ulang Tahun ke-54,” ucap Rini.Baca juga: 29 November Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah HUT KORPRI dan Tema Peringatan 2025Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak para anggota Korpri untuk memperkuat solidaritas dan mendukung penanganan bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sejumlah wilayah lainnya.Upaya tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian antarsesama untuk setidaknya meringankan beban saudara se-Tanah Air yang terdampak bencana.Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Korpri Zudan Arif Fakrulloh menekankan bahwa Korpri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintah.Oleh karena itu, ia mengajak para anggota untuk menerapkan kesiapsiagaan Korpri dalam mendorong percepatan pembangunan nasional sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Indonesia.Baca juga: Menteri PPN Ajak Perguruan Tinggi Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

| 2026-02-04 02:21