Pemkot Surabaya Tingkatkan Kesadaran Lingkungan Warga, Cegah Ancaman Mikroplastik

2026-01-12 08:01:18
Pemkot Surabaya Tingkatkan Kesadaran Lingkungan Warga, Cegah Ancaman Mikroplastik
Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur menegaskan kewaspadaan terhadap potensi pencemaran mikroplastik yang diduga terbawa saat hujan.Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta seluruh warga lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan demi mencegah ancaman jangka panjang terhadap kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.Kekhawatiran ini muncul setelah adanya laporan mengenai partikel mikroplastik yang mungkin turun bersama air hujan, sehingga dibutuhkan upaya antisipasi dan kehati-hatian sejak dini, guna menghadapi kemungkinan risiko yang dapat muncul di kemudian hari.Advertisement"Kalau hujan mikroplastik itu kan terkait dengan sampah dan lain-lainnya. Maka saya minta warga Surabaya yang menjaga. Kalau ada tetangga membakar plastik atau sampah, ya dilarang," ujar Eri Cahyadi, dilansir dari Antara, Selasa .Seruan ini menjadi penekanan bahwa menjaga lingkungan tidak dapat dibebankan pada pemerintah semata."Ini dampaknya akan ke anak cucu kita. Maka bagaimana mencegah mikroplastik itu adalah ketika pembakaran sampah. Faktor-faktornya kan seperti itu, maka itu penggunaan plastik dikurangi," terang Eri.Partisipasi warga dinilai sangat penting untuk menghambat laju penurunan kualitas lingkungan yang semakin terasa di wilayah perkotaan.Eri menyoroti pentingnya peran aktif masyarakat meskipun pemerintah telah mengeluarkan regulasi terkait peraturan wali kota (perwali) yang membatasi penggunaan kantong kresek plastik."Kalau pemerintah itu mengeluarkan larangan penggunaan kantong plastik, tas-tas kresek plastik, kalau warga masih tetap memakai plastik ya sama saja. Untuk itu, dibutuhkan kesadaran warga. Saya berharap, warga Surabaya bisa menjaga bukan hanya untuk saat ini tapi juga untuk masa depan," ucap Eri.


(prf/ega)