– Fakta baru terungkap dalam kecelakaan maut bus PO Cahaya Trans jurusan Bogor–Yogyakarta di simpang susun exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin dini hari.Bus bernomor polisi B 7201 IV itu diketahui dikemudikan oleh sopir pengganti atau sopir cadangan saat kecelakaan terjadi.Tragedi kecelakaan bus di Tol Krapyak tersebut menewaskan 16 penumpang dan menyebabkan 19 penumpang lainnya mengalami luka-luka, di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pada arus libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo mengatakan, sopir pengganti yang mengemudikan bus saat kejadian dalam kondisi selamat dan kini telah diamankan di Polrestabes Semarang untuk kepentingan penyelidikan.“Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui yang mengemudikan bus adalah sopir cadangan. Sopir dalam kondisi selamat dan saat ini menjalani pemeriksaan, termasuk tes urine,” ujar Ribut saat meninjau Kamar Jenazah RSUP dr Kariadi Semarang.Baca juga: Evakuasi Korban Kecelakaan Bus PO Cahaya Trans di Tol Krapyak Berlangsung Dramatis, 16 Orang TewasKecelakaan bus PO Cahaya Trans terjadi sekitar pukul 00.30–01.00 WIB. Bus yang melaju dari arah Jakarta menuju Yogyakarta itu diduga melaju dengan kecepatan tinggi saat memasuki simpang susun exit Tol Krapyak.Diduga sopir pengganti kehilangan kendali, sehingga bus menghantam pembatas jalan dan terguling dengan posisi miring ke sisi kiri badan jalan. Benturan keras membuat badan bus ringsek parah.Akibat kecelakaan tunggal tersebut, sejumlah penumpang terlempar keluar, sementara sebagian lainnya terjepit di dalam badan bus.Pecahan kaca berserakan di sekitar lokasi kejadian, menambah risiko dalam proses penyelamatan.Proses evakuasi korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans berlangsung dramatis dan penuh risiko. Banyak korban terjepit di dalam bangkai bus yang terguling, sementara serpihan kaca dan rangka kendaraan yang ringsek menyulitkan tim penyelamat.Tim Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang yang tengah bersiaga dalam Siaga SAR Khusus Nataru di Posko Gabungan Kalikangkung langsung bergerak ke lokasi kejadian.Dalam dokumentasi Basarnas Semarang, para petugas terlihat menggunakan perlengkapan keselamatan lengkap, mulai dari helm, pelindung siku dan lutut, sarung tangan, masker, hingga senter kepala atau head lamp.Baca juga: Update: 16 Orang Tewas dalam Kecelakaan Bus PO Cahaya Trans di Exit Tol Krapyak Semarang“Kami bersama tim SAR gabungan dari Polri, Jasa Marga, PMI, dan unsur terkait lainnya berhasil mengevakuasi seluruh korban. Total ada 16 penumpang meninggal dunia dan 19 lainnya mengalami luka-luka,” kata Kepala Kantor SAR Semarang Budiono di lokasi kejadian.Budiono menjelaskan, tim penyelamat harus masuk ke dalam badan bus, membuka akses satu per satu, menyingkirkan pecahan kaca, dan mengevakuasi korban dengan sangat hati-hati.“Evakuasi selesai sekitar pukul 04.00 WIB. Dugaan awal, bus hilang kendali saat melaju kencang. Penyebab pasti masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” imbuhnya.
(prf/ega)
Bus Cahaya Trans Dikemudikan Sopir Pengganti saat Kecelakaan Maut di Exit Tol Krapyak
2026-01-12 03:51:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:51
| 2026-01-12 02:57
| 2026-01-12 02:44
| 2026-01-12 02:40
| 2026-01-12 02:00










































