JAKARTA, - Perjalanan jauh saat libur panjang kerap membuat pengemudi dan penumpang mengandalkan AC mobil untuk menjaga kenyamanan di dalam kabin.Namun, penggunaan AC secara terus-menerus tanpa pengaturan yang tepat justru berisiko menurunkan kualitas udara dan memengaruhi kondisi kendaraan jika tidak diimbangi dengan perawatan yang memadai.Gunawan, pemilik Premium99 AC Mobil, menjelaskan bahwa penggunaan AC saat perjalanan jauh sebaiknya tidak terus-menerus berada di mode sirkulasi dalam. Menurutnya, untuk pemakaian lebih dari dua jam, AC perlu sesekali menggunakan udara luar.Baca juga: Musim Hujan dan Arus Padat, Ini Tips Aman Berkendara Saat Libur Nataru“Kalau penggunaan di atas dua jam, lebih bagus pakai AC yang fresh. Artinya, udara di dalam kabin diganti dengan udara dari luar, jangan terus di-recycle,” ujar Gunawan.Ia menyarankan agar pengemudi membuka mode fresh air dalam waktu singkat saja.“Tidak perlu lama-lama, cukup 1 sampai 3 menit untuk memasukkan udara baru. Kalau sudah terasa dinginnya berkurang, bisa ditutup lagi dan kembali ke mode recycle,” kata dia.Cara ini dinilai cukup untuk menyegarkan udara kabin tanpa harus membuka jendela.Selain pengaturan sirkulasi udara, Gunawan menekankan pentingnya memastikan sistem pendinginan mesin bekerja dengan baik.“AC itu berkaitan langsung dengan sistem pendinginan mesin. Pastikan radiator dan sirkulasinya dalam kondisi aman, karena kalau temperatur mesin cenderung panas, AC bisa otomatis mati,” ujarnya.kompas.com Ilustrasi ac mobilOleh karena itu, sebelum melakukan perjalanan jauh atau liburan, pemilik mobil disarankan melakukan pengecekan menyeluruh.“Sebaiknya lakukan perawatan berkala sebelum liburan. Yang dicek bukan hanya AC, tapi juga performa mesin, kondisi oli, sistem pendinginan radiator, dan rem,” kata Gunawan.Ia menambahkan, komponen pendukung keselamatan lain juga tidak boleh luput dari pemeriksaan.“Wiper, lampu, klakson, dan kondisi ban itu wajib dicek sebelum jalan jauh,” ujarnya.Khusus untuk mobil dengan sistem AC single blower yang membawa banyak penumpang, Gunawan menyarankan pengaturan blower dinaikkan.“Untuk single blower, sebaiknya kecepatan blower di posisi dua atau tiga supaya bagian belakang tetap nyaman. Suhu bisa diatur di tengah atau mendekati full, tapi fungsi blower juga harus ditingkatkan,” ujarnya.Baca juga: 2,9 Juta Kendaraan Akan Keluar Jakarta, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu LintasDengan pengaturan AC yang tepat dan kondisi kendaraan yang prima, perjalanan jauh menggunakan mobil ber-AC dapat tetap nyaman sekaligus aman, tanpa mengorbankan kesehatan penumpang maupun kinerja kendaraan.
(prf/ega)
Begini Penggunaan AC Mobil yang Benar Saat Perjalanan Jauh
2026-01-11 04:15:05
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:10
| 2026-01-11 04:01
| 2026-01-11 03:56
| 2026-01-11 02:27
| 2026-01-11 02:10










































