Menteri ESDM Bahlil Sebut 190 IUP Tak Diberikan RKAB karena Tidak Menjamin Reklamasi

2026-02-01 21:56:58
Menteri ESDM Bahlil Sebut 190 IUP Tak Diberikan RKAB karena Tidak Menjamin Reklamasi
PALANGKA RAYA, - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tak terbitkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) pada ratusan izin usaha pertambangan (IUP).Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengatakan, hal ini dikarenakan perusahaan tidak memberikan jaminan reklamasi usai melakukan aktivitas penambangan.Diketahui, dalam konteks pertambangan mineral dan batu bara di Indonesia, RKAB merupakan dokumen wajib yang harus disusun setiap tahun oleh pemegang IUP, IUP Khusus, Izin Pertambangan Rakyat (IPR), atau badan usaha lain yang bergerak di sektor tersebut.RKAB dikeluarkan atau disahkan oleh Kementerian ESDM, setelah melalui proses evaluasi.Bahlil mengatakan, saat ini ada 190 IUP yang tidak diberikan RKAB.Baca juga: Bahlil Siapkan Dua Proyek Hilirisasi di Kalteng, Bagian dari Investasi Rp 618 Triliun“Sekarang ada 190 IUP yang tidak kita berikan RKAB, kenapa? Karena mereka tidak memberikan jaminan reklamasi,” ujar Bahlil saat membuka acara Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golongan Karya (Golkar) Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Sabtu .Bahlil menyatakan jika perusahaan tidak menjamin reklamasi, maka akan semakin mengancam kelangsungan lingkungan hidup.“Begitu diambil tambangnya, kalau tidak ada jaminan yang ditinggalkan, siapa yang akan tanggung jawab ? Maka, untuk tambang ke depan harus dikelola dengan memerhatikan lingkungan dengan baik,” jelasnya.Dia kembali menegaskan bahwa pengelolaan usaha di sektor pertambangan harus lebih ramah lingkungan.Baca juga: Bahlil Ungkap 5.700 Desa di Indonesia Belum Punya Listrik, Janji Diselesaikan 5 TahunBahlil kemudian menceritakan pengalaman dirinya yang merupakan pengusaha kayu dan tambang sebelum terjun ke dunia politik.“Dulunya saya pengusaha kayu, juga pengusaha tambang, alhamdulillah punya cukup banyak pengalaman, saya jadi tahu gerakan-gerakan tambahan bagi pelaku-pelaku tambang,” ujarnya.Ketika dia masih menjabat sebagai Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil mengaku pernah mencabut 2.078 IUP yang dikelola dengan tidak baik.“Kami mencabut 2.708 IUP yang dikelola dengan tidak baik, sekarang ada 190 IUP yang kami tidak berikan RKAB karena tidak memberi jaminan reklamasi. Kalau tidak memberi jaminan itu, bagaimana dengan nasib lingkungan kita?” katanya.Baca juga: Sikapi Banjir, Menteri ESDM Bahlil Sebut Bakal Evaluasi Total Tambang di SumateraBahlil juga mengungkapkan bahwa pihaknya berupaya merevisi Undang-Undang Mineral dan Batuan (UU Minerba) agar lebih inklusif, di mana sektor pertambangan akan lebih banyak dikelola oleh masyarakat lokal.“Sudah saatnya orang daerah yang mengelola tambang itu. Maka, dengan perubahan UU Minerba, melalui PP yang ada dan Peraturan Menteri (Permen) yang sudah saya undang-undangkan, maka sekarang UMKM daerah, BUMD, dan koperasi daerah sudah bisa dapat izin pengelolaan tambang,” pungkasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Meski membawa teknologi kamera baru, rumor menyebut jumlah kamera belakang Xiaomi 17 Ultra justru dipangkas menjadi tiga, dari sebelumnya empat kamera pada Xiaomi 15 Ultra.Selain sensor 200 MP, ponsel ini diperkirakan mengusung kamera utama 50 MP serta kamera ultrawide 50 MP.Xiaomi juga dirumorkan bakal menjadi produsen pertama yang menghadirkan Leica APO zoom camera di ponsel. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan warna lebih akurat, detail lebih tinggi, serta performa makro yang lebih baik, termasuk dalam kondisi cahaya rendah.Di luar sektor kamera, Xiaomi 17 Ultra diperkirakan akan ditenagai chipset tercanggih Qualcomm saat ini, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset tersebut bakal dipadukan dengan layar OLED berukuran 6,85 inci yang mendukung resolusi tinggi dan refresh rate tinggi.Baca juga: HP Xiaomi Redmi Note 15 Series Meluncur Global, Ini SpesifikasinyaDari sisi daya, ponsel ini dirumorkan mengusung baterai berkapasitas 7.000 mAh, meningkat dari 6.000 mAh pada generasi sebelumnya, dengan dukungan pengisian cepat hingga 100 watt.Soal desain, Xiaomi 17 Ultra disebut tidak banyak berubah dari pendahulunya. Ponsel ini dikabarkan tetap mengusung layar datar tanpa tepi melengkung, serta dilengkapi pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar untuk menunjang keamanan.Setelah debut di China pada pekan depan, Xiaomi 17 Ultra diyakini akan meluncur ke pasar global pada kuartal pertama atau sekitar bulan Januari-Maret 2026, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Android Headlines.

| 2026-02-01 20:53