IHSG Menuju "Santa Claus Rally", Ini Saham-saham Pilihan Analis

2026-01-11 19:56:51
IHSG Menuju
JAKARTA, - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang 8-12 Desember 2025 bervariasi dengan kecenderungan melemah.Meski demikian, IHSG sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) di level 8.777, seiring aksi beli bersih (net buy) investor asing senilai Rp 892 miliar.Dalam sepekan terakhir, enam sektor mencatatkan penguatan, sementara sektor lainnya mengalami pelemahan.Baca juga: IHSG Naik 0,32 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp 15.882 TANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA Ilustrasi IHSGSektor energi menjadi penopang utama laju IHSG dengan kenaikan 6,49 persen, didorong lonjakan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang menguat sekitar 54,62 persen.Penguatan saham BUMI dipicu spekulasi pasar bahwa emiten tersebut berpeluang masuk ke dalam indeks MSCI Standard Cap, setelah sebelumnya tercatat dalam MSCI IMI dan MSCI Small Cap Index.Retail Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Indri Liftiany Travelin Yunus, menilai pergerakan IHSG pekan lalu ditopang oleh sejumlah sentimen global dan domestik.Dari global, Federal Reserve (The Fed) memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,50 sampai 3,75 persen, sesuai ekspektasi pasar, meskipun terdapat perbedaan pandangan internal dengan hasil voting 9-3.Baca juga: IHSG Akhiri Pekan Menguat, Tembus Level 8.660Selain itu, data Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTs) Amerika Serikat pada Oktober menunjukkan kenaikan tipis ke level 7,67 juta, dibandingkan September sebesar 7,658 juta.Dari dalam negeri, sentimen positif datang dari Indeks Keyakinan Konsumen (Consumer Confidence Index) Indonesia pada November 2025 yang meningkat ke level 124, dari sebelumnya 121,2 pada Oktober 2025.


(prf/ega)