BNPB: Progres 53 Persen, Jembatan Teupin Reudeup di Aceh Beroperasi Lagi Akhir Pekan Ini

2026-01-12 09:58:25
BNPB: Progres 53 Persen, Jembatan Teupin Reudeup di Aceh Beroperasi Lagi Akhir Pekan Ini
JAKARTA, - Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan, progres perbaikan Jembatan Teupin Reudeup, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, saat ini sudah mencapai 53 persen."Jembatan Bailey di beberapa titik yang merupakan atensi juga Bapak Presiden, kami sampaikan Jembatan Teupin Reudeup Kabupaten Bireuen, saat ini sudah 53 persen. Kita harapkan ini bisa segera dimanfaatkan, bisa segera beroperasi di akhir minggu ini," ucap Abdul saat konferensi pers yang digelar secara virtual, Rabu .Selain itu, progres Jembatan Tepin Mane saat ini sudah mencapai 25 persen.Baca juga: BNPB Tegaskan Tak Ada Keterlambatan Distribusi Logistik untuk Korban Banjir SumateraLalu, Jembatan Kutablang dan Jembatan Jerata di Aceh Tengah masih dalam proses pengerjaan.Sementara itu, untuk kondisi jaringan komunikasi di Provinsi Aceh, total Base Transceiver Station (BTS) yang tersedia adalah 3.414 unit."Yang sudah aktif itu 1.789 BTS atau 52,48 persen. Target pulih dari Komdigi 75 persen hingga akhir minggu ini," ucapnya.Abdul berharap akses komunikasi di Aceh bisa dimanfaatkan secara optimal lewat BTS, walaupun masih secara terbatas."Akan lebih optimal nantinya bila semua BTS atau minimal 75 persen dari BTS yang ada itu sudah kembali normal beroperasi," jelas dia.Baca juga: Update BNPB: Lima Jenazah Ditemukan, Korban Tewas Banjir Sumatera Menjadi 969 JiwaKemudian, untuk sektor energi, kata Abdul, Pertamina Peduli bersama Dinas Kesehatan Kota Tamiang, Yonatri, dan Gabungan Mahasiswa Pencinta Alam Kota Medan telah menyalurkan 45.000 liter air siap minum ke sejumlah titik di Desa Pahlawan, Kampung Durian, dan Lapas Kampung Dalam."Yang paling penting adalah Kapal Tanker MT Kamojang bergerak dari Teluk Kabung menuju Meulaboh dan Krueng dengan membawa 6.500 Kiloliter (KL) BBM berupa Solar, B40, Pertalite, dan Pertamax," ucapnya."Tentu saja ini akan sangat membantu pemenuhan kebutuhan BBM bagi kabupaten/kota terdampak, khususnya di Pesisir Timur Provinsi Aceh," tambah Abdul.


(prf/ega)