PUTRAJAYA, - Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) menjatuhkan sanksi kepada tim nasional (timnas) Malaysia, berupa kekalahan 3-0 dalam tiga pertandingan persahabatan internasional karena terbukti menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat.Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dalam pernyataan resmi, Rabu , menyebutkan bahwa kemenangan atas Palestina dan Singapura, serta hasil imbang kontra Tanjung Verde dicabut. Ketiga laga tersebut digelar di kandang sendiri pada tahun ini.“FIFA menyatakan Malaysia kalah 3-0 dalam ketiga pertandingan tersebut,” ujar FAM mengutip hasil sidang Komite Disiplin FIFA yang digelar Jumat , dikutip dari kantor berita AFP.Baca juga: Buntut Pemalsuan Dokumen Naturalisasi, Pemerintah Malaysia Bekukan Dana FAMFIFA juga mengonfirmasi, tujuh pemain naturalisasi Malaysia yang diturunkan dalam pertandingan itu tidak memenuhi syarat karena terbukti menggunakan dokumen palsu terkait asal-usul keturunan.Ketujuh pemain itu adalah Hector Hevel, Jon Irazabal, Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, dan Joao Brandao Figueiredo.Hasil penyelidikan menunjukkan, tak satu pun dari mereka memiliki orangtua maupun kakek-nenek yang lahir di Malaysia.Padahal, dalam aturan FIFA itu merupakan syarat wajib untuk membela tim nasional melalui jalur keturunan.Sanksi ini merupakan lanjutan dari denda sebelumnya sebesar 440.000 dollar AS (Rp 7,34 miliar). FIFA kini menambah denda sebesar 12.500 dollar AS atau sekitar Rp 208,7 juta.Investigasi dilakukan setelah FIFA menerima laporan usai kemenangan besar Malaysia 4-0 atas Vietnam, di kualifikasi Piala Asia pada Juni 2025.Dalam laga tersebut, dua dari tujuh pemain yang dipermasalahkan turut mencetak gol.Menanggapi sanksi ini, FAM membantah melakukan pelanggaran dan akan mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).Baca juga: Skandal Naturalisasi Malaysia, Alarm Asia TenggaraFAM MALAYSIA Timnas Malaysia mencatatkan kemenangan telak 4-0 atas Vietnam pada laga kedua Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Rabu malamDalam dokumen yang dilansir Bernama, Selasa , terungkap bahwa klaim para pemain soal keturunan Malaysia hanya berdasarkan cerita keluarga, bukan dokumen resmi yang diverifikasi.Dalam pengakuannya, para pemain menyatakan bahwa mereka tidak pernah membaca, memeriksa, atau memastikan keaslian dokumen yang mereka serahkan.Mereka menegaskan, dokumen tersebut asli dan tidak diubah ketika diberikan kepada agen masing-masing.Komite Banding FIFA menambahkan, para pemain berargumen bahwa jika ada manipulasi dokumen, hal itu terjadi setelah dokumen diserahkan ke Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tanpa sepengetahuan mereka.
(prf/ega)
Buntut Skandal Naturalisasi, Malaysia Dinyatakan Kalah 3-0 di 3 Laga
2026-01-12 06:51:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:45
| 2026-01-12 05:25
| 2026-01-12 05:21
| 2026-01-12 05:19










































