5 Tips Kesiapsiagaan Bencana Alam untuk Lindungi Diri dan Keluarga

2026-01-12 03:32:02
5 Tips Kesiapsiagaan Bencana Alam untuk Lindungi Diri dan Keluarga
– Belakangan ini, serangkaian bencana alam di Indonesia telah mengingatkan kita semua akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai bencana.Semboyan "Safety First" kini menjadi lebih relevan dari sebelumnya.Meskipun banyak dari kita sudah memahami potensi bencana alam dan risikonya, kenyataannya, tidak semua orang siap menghadapi bencana yang datang secara mendadak.Baca juga: Gajah Kerja Pascabanjir Sumatera, Apakah Etis? Ahli: Jangan Sampai Jadi EksploitasiSeperti bencana banjir yang melanda Aceh dan Sumatera (banjir di Sumatera) pada akhir November lalu, yang kembali merenggut banyak korban jiwa.Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas kita. Lalu, bagaimana jika bencana terjadi secara tiba-tiba? Apa yang perlu kita lakukan untuk tetap aman?Dilansir dari laman BPBD Banda Aceh pada 11 Januari 2023, berikut lima tips dasar kesiapsiagaan yang perlu kita ingat untuk menghadapi bencana:Hal pertama yang harus kita lakukan saat bencana terjadi adalah menjaga ketenangan. Rasa takut dan khawatir memang wajar, tetapi kita harus bisa mengelolanya agar tidak berlarut-larut.Ketika kita panik, pikiran dan logika kita akan terganggu, sehingga kita tidak bisa fokus pada upaya penyelamatan diri di saat-saat krusial. Sebaliknya, ketenangan akan membantu kita mengambil keputusan yang tepat dan menyelamatkan diri dengan lebih efektif.Insting manusia memang dirancang untuk melindungi diri, seperti refleks kita untuk menarik tangan saat terkena panas. Namun, tanpa ketenangan dan pengelolaan situasi yang baik, insting ini bisa justru membahayakan keselamatan kita.Baca juga: Pakar UGM Ungkap Penyebab Banjir Sumatera, dari Dosa Ekologis hingga Anomali SiklonDalam keadaan darurat, prinsip "selamatkan diri dulu" tidak bisa dianggap egois. Bahkan dalam situasi penerbangan, kita diajarkan untuk mengenakan masker oksigen terlebih dahulu sebelum membantu orang lain.Mengapa demikian? Jika kita tidak mengutamakan keselamatan diri, kita bisa kehilangan kesempatan untuk membantu orang lain, bahkan orang terdekat sekalipun.Keadaan darurat membutuhkan kita untuk tetap kuat dan sehat agar bisa membantu orang lain setelah kita menyelamatkan diri sendiri.Selain itu, jika tenaga medis sudah hadir di lokasi, pastikan untuk segera mencari pertolongan profesional agar proses evakuasi dan pertolongan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efektif.KOMPAS.COM/Dok. Polres Kampar. Petugas kepolisian dan BPBD membantu warga melewati banjir di Desa Silam, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu .Ketika bencana datang, utamakan keselamatan diri dan nyawa kita di atas segalanya. Barang berharga seperti perhiasan atau uang seharusnya tidak menjadi prioritas dalam kondisi darurat.


(prf/ega)