Elite PKB Ogah Campur Polemik PBNU: Itu Urusan Orang Tua

2026-02-02 03:31:52
Elite PKB Ogah Campur Polemik PBNU: Itu Urusan Orang Tua
JAKARTA, - Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Cucun Ahmad Syamsurijal mengaku enggan ikut campur soal polemik yang terjadi di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) perihal didesak mundurnya Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf."Itu di PBNU, kita enggak ikut-ikutan," kata Cucun di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa .Baca juga: Gus Ipul Angkat Bicara soal Charles Holland Taylor Dicopot dari PBNUCucun lantas menyatakan bahwa urusan di PBNU merupakan urusan orang tua.Oleh karenanya, ia memilih tidak ikut campur, termasuk ketika ditanya apakah polemik muncul karena masalah tambang."Kita enggak ikut-ikutan. Nggak boleh anak ikut isu orang tua. Itu urusan orang tua. Kita enggak paham. Biarkan itu selesai di rumah tangga orang tua sendiri, PBNU," jelas Cucun.Baca juga: Mengenal KH Miftachul Akhyar, Rais Aam PBNU yang Tandatangani Risalah Gus YahyaSebelumnya diberitakan, dinamika internal PBNU mencuat lewat risalah rapat yang meminta Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf mundur dari jabatannya.Risalah rapat itu ramai menjadi sorotan publik sejak Jumat .Risalah rapat harian Syuriyah tersebut ditandatangani Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar.Ada beberapa poin yang menjadi sorotan hingga akhirnya menjadi alasan permintaan agar Yahya mengundurkan diri.Rapat Harian Syuriyah memutuskan menyerahkan sepenuhnya pengambilan keputusan kepada Rais Aam dan dua Wakil Rais Aam.Yahya sendiri menolak mundur dari kursi Ketum PBNU karena menurutnya rapat harian Syuriyah tidak memiliki kedudukan hukum untuk meminta seorang Ketum PBNU mundur dari jabatannya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Dalam hitungan tak sampai lima menit, Gemini langsung menyusun kolase dengan komposisi rapi, sentuhan artistik otomatis, dan kualitas gambar yang tetap tajam.Sepengalaman saya, hasil kolase buatan Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual. Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, serta tone warna konsisten dan masih bisa diubah sesuai selera.Hal ini membuat pengguna yang tidak punya kemampuan desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik dan layak dipamerkan.Berikut contoh hasil collage foto konser Raisa yang di-generate langsung dari Gemini 3 Flash Nano Banana:/ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa.9to5google Tampilan Google Gemini 3 Flash. Google rilis Gemini 3 Flash.Menurut saya, hasil kolase yang dibuat Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual.Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, dan tone warna konsisten dan bisa diubah sesuai selera. Ini membuat pengguna yang tidak punya skill desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik.Hasil editan yang rapi ini berkat Gemini 3 Flash yang baru saja dirilis pada pertengahan Desember lalu. Model AI penerus Gemini 2.5 Flash ini disebut memiliki performa nyaris setara Gemini 3 Pro, tetapi dengan kecepatan lebih tinggi dan biaya penggunaan yang lebih murah.Model Gemini berlabel “Flash” dirancang untuk respons cepat. Jadi tak heran, saat men-generate hasil foto collage rekap konser Raisa, pengguna bisa mendapatkan hasilnya dalam hitungan beberapa menit saja. Hasilnya pun tetap rapi.

| 2026-02-02 02:28