Mengapa Kita Bernostalgia Saat Menyantap Hidangan Natal? Psikolog Ungkap Sebabnya

2026-01-13 19:16:29
Mengapa Kita Bernostalgia Saat Menyantap Hidangan Natal? Psikolog Ungkap Sebabnya
- Salah satu yang paling diperhatikan dalam menyiapkan rangkaian perayaan Natal adalah makanan, mulai dari merencanakan apa yang akan dihidangkan sampai proses memasaknya.Sebab, makanan tidak hanya disantap oleh keluarga inti, tetapi juga sanak saudara dan para kerabat yang bakal berkunjung untuk turut memeriahkan Hari Raya Natal.Saat menyiapkan makanan, mungkin ada beberapa pertanyaan yang muncul di benakmu:Baca juga: 5 Tradisi Perayaan Natal yang Aneh di DuniaUnsplash Ilustrasi hidangan Natal.Seorang profesor dalam program studi psikologi di Western Washington University, Ira Hyman, PhD, menceritakan tentang bagaimana ia dan keluarganya membentuk sebuah tradisi makanan.Baca juga: Contek, 10 Aktivitas Seru untuk Merayakan Natal“Tradisi ini menggabungkan makanan yang disukai oleh saya dan istri ketika kami masih muda. Kami juga menciptakan beberapa tradisi liburan sendiri dengan menemukan makanan-makanan baru untuk disantap dan dinikmati sepanjang musim liburan,” tulis dia dalam Psychology Today, Kamis .Saat makan bersama, anggota keluarga yang terlibat akan bersama-sama mengenang momen tersebut, dan mengingat saat-saat mereka pernah menikmati makanan ini sebelumnya.Para anggota keluarga juga akan mengingat hidangan yang sempurna sambil sesekali menertawakan kegagalan dalam proses memasaknya.Sering kali, aroma dan rasa membangkitkan kenangan tertentu, serta mengingatkanmu akan periode waktu tertentu.Unsplash Ilustrasi hidangan Natal.“Banyak aspek berbeda dari pengalaman saat ini, dapat memunculkan kenangan. Musik efektif dalam memunculkan kenangan, begitu pula dengan mengunjungi rumah lama,” tutur Hyman.Baca juga: Mengapa Natal Identik dengan Warna Merah dan Hijau?Namun, aroma dan rasa sangatlah kuat, seperti yang tertera dalam novel “In Search of Lost Time” karya penulis asal Perancis bernama Marcel Proust.“Ia menulis tentang bagaimana rasa kue Petite Madeleine yang dicelupkan ke dalam teh mengingatkannya pada waktu yang ia habiskan bersama bibinya ketika masih kecil,” ungkap Hyman.Penelitian psikologis terkini juga mendokumentasikan bahwa aroma merupakan isyarat yang sangat efektif untuk ingatan. Namun, mengapa aroma dan rasa begitu efektif?Hyman menerangkan, ini berkaitan dengan bagaimana seseorang membangun ingatan.Suatu peristiwa memiliki banyak komponen, mulai dari aroma dan rasa, suara dan indra, serta lokasi dan pengalaman visual.SHUTTERSTOCK Ilustrasi


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-13 18:25