Potensi Puncak Arus Balik Libur Nataru Terjadi Awal Januari

2026-01-12 06:35:23
Potensi Puncak Arus Balik Libur Nataru Terjadi Awal Januari
JAKARTA, - Pergerakan arus kendaraan kembali menuju Jakarta mulai menunjukkan peningkatan seiring berakhirnya libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).Korlantas Polri mencatat, tren arus balik sudah mulai terbentuk sejak akhir pekan, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dari berbagai daerah.Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal mengatakan, peningkatan volume kendaraan yang mengarah ke Jakarta mulai terpantau sejak Sabtu, baik dari arah Jawa Tengah, Jawa Timur, maupun Bandung.Baca juga: Sambut 2026, Ban Dunlop Usung Tagline BaruHal itu disampaikan usai rapat koordinasi bersama jajaran Polres wilayah yang digelar di Command Center KM 29.Menurut Faizal, kondisi tersebut menjadi indikasi bahwa arus balik Nataru berlangsung secara bertahap dan sesuai dengan prediksi awal. Sejumlah langkah rekayasa lalu lintas pun telah diterapkan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan.“Sesuai prediksi, arus balik mulai terjadi pada hari Sabtu. Tadi malam kami telah melakukan sejumlah langkah rekayasa lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek dari KM 70, KM 65 hingga KM 47,” ujar Faizal, Senin .KOMPAS.COM/FARIDA Arus lalu lintas di Km 55 ruas jalan tol Jakarta - Cikampek, Jumat sore.Ia menjelaskan, arus lalu lintas diperkirakan kembali relatif landai pada hari Senin. Namun demikian, potensi lonjakan kendaraan masih terbuka, terutama menjelang akhir pekan pada Jumat, Sabtu, dan Minggu.Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Korlantas Polri menyatukan persepsi dengan seluruh Kepala Satuan Lalu Lintas dari tujuh Polda prioritas.Selain itu, sejumlah Kasatlantas dari wilayah lain juga mengikuti rapat secara daring melalui command center guna membahas langkah antisipasi dan pengendalian lalu lintas, termasuk pembatasan kendaraan sumbu tiga.“Pelaksanaan kebijakan dilakukan secara humanis dan persuasif sesuai dengan atensi Kakorlantas Polri,” kata Faizal.Selain arus balik, jajaran kepolisian juga diminta mewaspadai potensi kepadatan di kawasan wisata, baik destinasi rekreasi maupun kawasan pantai, yang diperkirakan tetap ramai selama masa libur.Terkait pergantian malam tahun baru, meskipun tidak diperkenankan adanya aktivitas kembang api, Faizal menegaskan bahwa skema rekayasa lalu lintas tetap disiapkan. Ia juga meminta agar sosialisasi kepada masyarakat dilakukan sejak dini untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan.Lebih lanjut, Dirgakkum Korlantas Polri menyebutkan bahwa puncak arus balik diprediksi terjadi pada 2, 3, dan 4 Januari, seiring dengan aktivitas masyarakat usai perayaan tahun baru dan menjelang kembali bekerja pada 5 Januari.


(prf/ega)