Kim Jong Un Pamer Kapal Selam Nuklir Raksasa, Milik Korea Utara Pertama

2026-01-12 02:14:10
Kim Jong Un Pamer Kapal Selam Nuklir Raksasa, Milik Korea Utara Pertama
PYONGYANG, - Korea Utara merilis foto-foto terbaru yang diklaim sebagai kapal selam bertenaga nuklir pertama negara tersebut.Foto-foto kapal selam tersebut dirilis media pemerintah Korea Utara, KCNA, pada Kamis .Dalam foto tersebut, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un turut meninjau kapal selam tersebut di sebuah fasilitas konstruksi tertutup.Baca juga: Awasi Proyek Kapal Selam Nuklir, Kim Jong Un Sentil Korea SelatanDilansir dari CNN, hal tersebut mengindikasikan kapal selam itu belum diluncurkan ke laut.KCNA menyebut, kapal selam tersebut memiliki bobot benaman sekitar 8.700 ton, ukuran yang setara dengan sebagian besar kapal selam serang kelas Virginia milik Angkatan Laut Amerika Serikat (AS).Pembangunan kapal selam bertenaga nuklir merupakan ambisi lama Kim Jong Un yang pertama kali diumumkan secara terbuka dalam kongres Partai Pekerja pada 2021.Urgensi proyek ini meningkat setelah Korea Selatan baru-baru ini mendapatkan restu dari pemerintahan Presiden AS Donald Trump untuk mengembangkan kapal selam bertenaga nuklirnya sendiri.Baca juga: Perdana sejak Perang, Ukraina Sukses Bombardir Kapal Selam Rusia Kim Jong Un menegaskan pentingnya kapal selam tersebut bagi kebijakan pertahanan negaranya."Kebijakan pertahanan kami secara harfiah didasarkan pada kekuatan ofensif terkuat," ujar Kim sebagaimana dikutip KCNA."Kami memandang kemampuan ofensif superkuat sebagai perisai terbaik bagi keamanan nasional dalam pembangunan angkatan bersenjata," lanjutnya.Kim juga menyoroti dukungan AS terhadap rencana Korea Selatan membangun kapal selam bertenaga nuklir, yang menurutnya melanggar keamanan Korea Utara dan harus dihadapi.Baca juga: Perancis Siaga Tempur, Drone Misterius Terbang di Pangkalan Kapal Selam NuklirKapal selam bertenaga nuklir memiliki sejumlah keunggulan strategis karena mampu beroperasi di bawah laut dalam waktu sangat lama tanpa harus muncul ke permukaan.Teknologi yang diusung tersebut berbeda dengan kapal selam konvensional yang membutuhkan udara untuk menjalankan mesin diesel dan mengisi ulang baterai.Dengan teknologi nuklit, kapal selam nuklir dapat bertahan selama bertahun-tahun selama pasokan logistik awak terpenuhi.Keunggulan lainnya terletak pada kecepatan dan tingkat kebisingan yang lebih rendah, sehingga kapal selam jenis ini lebih sulit dideteksi oleh sistem pertahanan lawan.


(prf/ega)