Cerita 50 Warga Tapteng Bertahan Hidup 2 Hari di Hutan saat Banjir Menerjang

2026-02-02 03:24:02
Cerita 50 Warga Tapteng Bertahan Hidup 2 Hari di Hutan saat Banjir Menerjang
Sebanyak 50 warga sempat terjebak di hutan saat banjir bandang menerjang Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara. Selama dua hari di hutan, mereka bertahan dengan kondisi tanpa bantuan logistik.Dilansir detikSumut, Rabu (3/12/2025), para warga mulai terjebak di hutan sejak Selasa (25/11). Mereka baru bisa mengevakuasi secara mandiri pada Kamis (27/11).Salah satu keluarga korban bernama Rosmawati Zebua mengatakan adiknya menjadi salah satu dari 50 warga yang sempat terjebak di hutan akibat banjir di Tapteng. Adik Rosmawati bersama puluhan warga lainnya hanya bisa menahan lapar karena tidak ada makanan yang bisa dimakan."Kalau dari saat kejadian (Selasa) sampai besoknya (hari Rabu) nggak makan sama sekali," kata Rosmawati.Di hari kedua terjebak di hutan, para warga mulai merasakan lapar yang tidak tertahan lagi. Mereka kemudian mencari tumbuhan yang bisa dimakan.Saat itu, tumbuhan yang tersedia hanya nangka muda. Puluhan warga kemudian memakan nangka muda untuk sekadar mengganjal perut. Mereka juga minum dengan air hujan yang turun di lokasi."Kata adik saya, mereka makan nangka muda yang besarnya sebiji kelereng, dipanggang, itulah mereka makan. Hanya itu yang ada di hutan itu. Minumnya nggak tahu lagi, mungkin air hujan itu, nggak ada di situ minum," jelasnya.Rosmawati mengatakan keluarganya dan puluhan warga lainnya mengevakuasi diri pada Kamis (27/11) atau dua hari setelah terjebak di hutan. Kabar puluhan warga itu telah berhasil mengevakuasi diri baru diterima Rosmawati pada Minggu (30/11).Baca selengkapnya di siniSimak Video: 50 Warga Terjebak di Hutan Saat Banjir di Tapteng Ditemukan Selamat[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Hingga kini, tolok ukur tersebut baru mampu dicapai Ducati, yang mendominasi klasemen konstruktor dengan enam gelar juara beruntun.Honda tercatat sebagai pabrikan pertama yang naik level dalam sistem konsesi sejak skema A-B-C-D diberlakukan pada awal 2024.Honda berhasil melampaui ambang batas 35 persen poin, sehingga berhak bergabung dengan KTM dan Aprilia di kategori C.Baca juga: Cara Mengecas Motor Listrik yang Bikin Baterai AwetDengan perubahan itu, Yamaha kini menjadi satu-satunya pabrikan yang masih berada di kategori D.Dok. HRC Aleix Espargaro menjadi pebalap tes untuk Honda Racing Corporation (HRC)Kondisi tersebut membuat Yamaha tetap menikmati konsesi penuh, termasuk kebebasan pengembangan mesin serta tes privat bersama pebalap utama.“Ini soal di mana kami harus berada, kami harus ada di A. Jadi ini adalah langkah pertama yang logis yang harus kami lakukan,” kata Espargaro, dikutip dari Crash, Selasa .Kenaikan peringkat Honda tidak lepas dari performa solid pada akhir musim 2025.Pada seri penutup musim, Luca Marini finis di posisi ketujuh, hasil krusial yang dibutuhkan Honda untuk melampaui ambang batas poin konsesi.Baca juga: Persiapan Touring Libur Nataru: Ini Item yang Harus Dibawa BikerSelain Marini, performa positif juga ditunjukkan Joan Mir yang meraih beberapa podium, serta Johann Zarco yang berhasil memenangi satu balapan.AFP/LOIC VENANCE Pebalap LCR Honda, Johann Zarco, memacu motornya selama sesi latihan bebas di MotoGP Perancis 2025 di Sirkuit Le Mans pada 10 Mei 2025.Zarco pun menutup musim sebagai pebalap Honda terbaik di klasemen dunia, finis di posisi ke-12, unggul enam poin dari Marini.Espargaro turut menyoroti intensitas program pengujian yang dijalani Honda sepanjang musim. “Sungguh luar biasa seberapa banyak kami bekerja. Saya menjalani tes di Malaysia, lalu kembali ke Eropa, kemudian ke Aragon sebelum tampil wild card di Valencia. Ini menunjukkan besarnya komitmen Honda,” ujarnya.Terkait minimnya konsesi yang dimiliki Ducati, Espargaro membandingkannya dengan perkembangan motor Honda selama musim berjalan. “Dengan segunung material dan ratusan lap pengujian, perubahan motor dalam enam bulan terakhir sungguh luar biasa,” katanya. “Honda membawa banyak pembaruan untuk Joan dan Luca. Misalnya, kami memiliki tiga pembaruan mesin selama musim berjalan, dan mesin yang digunakan sekarang sangat cepat,” ucap Espargaro.Mulai seri pembuka MotoGP 2026, Honda akan bergabung dengan Ducati, KTM, dan Aprilia dalam aturan pembekuan mesin.Sementara itu, era baru MotoGP dengan mesin 850 cc dijadwalkan resmi dimulai pada 2027.

| 2026-02-02 02:46