Israel Tetap Lolos ke Eurovision 2026, Belanda hingga Spanyol Putuskan Mundur dan Boikot Siaran

2026-01-12 13:50:59
Israel Tetap Lolos ke Eurovision 2026, Belanda hingga Spanyol Putuskan Mundur dan Boikot Siaran
— Kontroversi melanda ajang kontes bernyanyi Eurovision 2026 setelah empat negara—Irlandia, Belanda, Slovenia, dan Spanyol—mengumumkan boikot.Langkah itu diambil sebagai bentuk protes atas keputusan penyelenggara yang tetap mengizinkan Israel berkompetisi di tengah desakan untuk mengeluarkannya dari ajang musik internasional tersebut.Eurovision 2026 dijadwalkan digelar di Wina, Austria, pada 16 Mei 2026, setelah kemenangan penyanyi Austria JJ dengan lagu Wasted Love tahun ini. Ajang tahun depan juga menandai edisi ke-70 kontes tersebut.Baca juga: Anggun C Sasmi Jelaskan soal Komentar di Eurovision Song Contest yang Picu Isu ZionismeDalam sidang umum European Broadcasting Union (EBU) pada Kamis , tidak digelar pemungutan suara terkait status Israel.EBU menyatakan bahwa mayoritas anggota sepakat ajang tersebut tetap berlangsung sesuai rencana, dengan sejumlah langkah keamanan tambahan.Baca juga: Eurovision 2023: Loreen Juara Cetak Sejarah dan Kejutan Kate Middleton“Mayoritas anggota sepakat bahwa tidak perlu pemungutan suara lebih lanjut terkait keikutsertaan dan bahwa Eurovision 2026 harus berjalan sesuai rencana,” demikian pernyataan EBU seperti dilansir NME, Senin .Keputusan itu memicu penolakan dari sejumlah penyiar publik yang menilai keikutsertaan Israel tidak mencerminkan situasi kemanusiaan yang terjadi di Gaza.Baca juga: Lirik Lagu Mata Hari - Efendi EUROVISIONRTÉ, penyiar nasional Irlandia, menyebut keikutsertaan negara itu dalam kondisi saat ini tidak adil mengingat banyaknya korban sipil di Gaza.Sementara RTVE (Spanyol) menyatakan tidak akan menyiarkan kompetisi maupun babak semifinal, menilai proses pengambilan keputusan EBU tidak transparan. Spanyol tercatat akan absen untuk pertama kalinya sejak 1961.Baca juga: Trending di Spotify, Ini Lirik Lagu Last Dance - Stefania EUROVISIONKeputusan tersebut juga didukung oleh Menteri Kebudayaan Spanyol, Ernest Urtasun, yang menyebut prioritas RTVE adalah hak asasi manusia dibanding kepentingan ekonomi.“Tidak boleh ada standar ganda dalam budaya,” tegas Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, yang sejak Mei 2025 menyerukan agar Israel dikeluarkan dari Eurovision.Belanda melalui jaringan AVROTROS menilai keikutsertaan Israel bertentangan dengan nilai-nilai fundamental organisasi, sementara penyiar Slovenia RTVSLO menyatakan langkah itu berlawanan dengan prinsip perdamaian dan kesetaraan.Baca juga: Lirik dan Chord Lagu Growing Up is Getting Old - VICTORIA EurovisionSebelumnya, lebih dari 70 mantan peserta Eurovision menandatangani surat terbuka yang meminta Israel dan penyiar nasionalnya KAN dilarang dari Eurovision 2025.JJ, pemenang Eurovision 2025, juga menyerukan hal yang sama untuk ajang 2026.Seruan ini muncul setelah laporan penyelidikan independen PBB yang menyebut tindakan Israel di Gaza sebagai genosida, klaim yang dibantah pemerintah Israel.Baca juga: Sinopsis Eurovision Song Contest: The Story of Fire Saga


(prf/ega)