WASHINGTON DC, - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth semakin mendapat tekanan pemecatan akibat kecerobohannya menggunakan aplikasi di ponsel dan skandal penyerangan terhadap kapal-kapal yang diduga pengedar narkoba.Hegseth merupakan mantan mayor Garda Nasional Angkatan Darat yang beralih dari pembawa acara Fox News.Dia lalu diangkat sebagai Menteri Pertahanan AS oleh Presiden AS Donald Trump awal tahun ini meski penuh dengan kontroversi, sebagaimana dilansir AFP, Senin .Baca juga: Menhan AS Ceroboh Pakai Aplikasi, Bahayakan Keamanan PasukanBaru-baru ini, Hegseth menggunakan aplikasi perpesanan komersial Signal untuk membahas operasi militer rahasia di Yaman, sehingga bocor ke publik.Di satu sisi, serangan mematikan terhadap para terduga penyelundup narkoba di lautan juga menimbulkan kontroversi."Dia berada dalam posisi sulit lainnya. Bahkan, dua masalah besarnya kini telah menyatu," kata Mark Cancian, pensiunan kolonel Marinir AS dan penasihat senior di Center for Strategic and International Studies (CSIS).Meski kehilangan dukungan dari beberapa anggota Partai Republik, Hegseth masih dipercaya oleh Trump. "Jadi, saya rasa ia tidak berada dalam situasi yang fatal," kata Cancian.Baca juga: Menhan AS Kunjungi Korsel, Korut Pamer Luncurkan Sejumlah RoketJim Townsend, mantan wakil asisten menteri pertahanan untuk kebijakan Eropa dan NATO pada masa pemerintahan Barack Obama, mengatakan bahwa Hegseth berada di posisi yang sulit.Dia menambahkan, Trump memiliki seorang menteri pertahanan yang membuatnya sangat pusing.Townsend setuju bahwa Hegseth kemungkinan besar tidak akan langsung dipecat.Akan tetapi, jika terjadi sesuatu yang benar-benar memicu Partai Republik atau mempermalukan gerakan Make America Great Again (MAGA)-nya Trump, Hegseth kemungkinan akan dipindah.Baca juga: Kumpulkan Ratusan Perwira Tinggi, Menhan AS Sindir Jenderal GemukSelama proses oleh Senat AS, Hegseth banyak dikecam atas dugaan salah urus keuangan di lembaga nirlaba veteran tempat dia sebelumnya bekerja.Dia juga dilaporkan mengonsumsi alkohol berlebihan dan dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan di California.Masa jabatannya sebagai Menteri Pertahanan AS juga diwarnai berbagai skandal, termasuk yang berkaitan dengan kecerobohannya di ponsel mengenai serangan di Yaman yang diluncurkan pada pertengahan Maret.Majalah The Atlantic mengungkapkan, pemimpin redaksinya secara tidak sengaja diikutsertakan dalam obrolan Signal di mana para pejabat, termasuk Hegseth, membahas operasi yang akan datang.Baca juga: Menhan Israel Sumpah Serapahi Houthi Yaman yang Tingkatkan Serangan
(prf/ega)
Menhan AS Terancam Dipecat karena Ceroboh Pakai Aplikasi Perpesanan
2026-01-11 15:24:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 15:10
| 2026-01-11 14:44
| 2026-01-11 14:32
| 2026-01-11 14:09
| 2026-01-11 13:03










































