KM Putri Lancar Samudera Tenggelam, 8 ABK selamat, 10 ABK Dalam Pencarian

2026-01-12 05:31:59
KM Putri Lancar Samudera Tenggelam, 8 ABK selamat, 10 ABK Dalam Pencarian
BANDUNG, - Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kantor SAR) Bandung melakukan pencarian terhadap anak buah kapal (ABK) KM Putri Lancar Samudera B GT-14 yang tenggelam setelah diterjang ombak di perairan Laut Jawa, Kabupaten Indramayu.Dari total 17 ABK, delapan orang berhasil diselamatkan, sementara 10 orang lainnya masih dalam pencarian.Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi pada Senin sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.Kapal nelayan yang dinakhodai Daspan itu berangkat dari Eretan pada Minggu menuju daerah penangkapan ikan.Baca juga: Speedboat Angkut Wisatawan China yang Hendak ke TN Komodo Meledak, ABK TerlukaNamun, di tengah perjalanan, kapal tersebut dihantam ombak besar, mengakibatkan seluruh ABK terjatuh ke laut.Berdasarkan informasi yang diterima tim siaga SAR, upaya penyelamatan telah membuahkan hasil.Pada Senin sekitar pukul 12.00 WIB, dua ABK berhasil diselamatkan oleh KN Surya Makmur dalam kondisi selamat.Selang setengah jam kemudian, kapal yang sama kembali menemukan dua ABK lainnya.Selanjutnya, pada Selasa sekitar pukul 00.00 WIB, Kapal Cumi Rahayu Jaya menemukan tiga ABK KM Putri Lancar Samudera dalam keadaan selamat.Kemudian, pada pukul 06.30 WIB, satu ABK kembali ditemukan dan diselamatkan oleh KM Rahayu Jaya.Dengan demikian, total delapan ABK berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.Baca juga: Basarnas Ambon Koordinasikan Pencarian 11 ABK yang Hilang dengan AirnavDelapan ABK yang selamat adalah Budi, Asim, Ling, Waryono, Daspan, Darman, Warsim, dan Kasta."Sedangkan 10 ABK lainnya, yakni H Lancam, Agus, Akim, Casim, Soglo, Iyus, Daud, Tasman, Darkum, dan Eri masih dalam pencarian tim SAR gabungan," kata Ade dalam keterangan tertulis, Selasa .Menindaklanjuti kejadian tersebut, Ade langsung memberangkatkan satu tim rescue dari Pos SAR Cirebon.Tim ini mengerahkan RBB Bandung 03, KN SAR Setyaki 202 beserta kru, serta Tim Keposkoan dari Kantor SAR Bandung untuk melaksanakan operasi SAR sebagai upaya percepatan penanganan dan evakuasi.


(prf/ega)