Deretan Ponpes yang Dibangun APBN: Al Khoziny Hingga Ponpes Gus Miftah

2026-02-02 14:29:52
Deretan Ponpes yang Dibangun APBN: Al Khoziny Hingga Ponpes Gus Miftah
- Pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menyalurkan bantuan pembangunan dan pengembangan infrastruktur pendidikan keagamaan, termasuk pesantren.Dukungan ini diberikan sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan, pemerataan fasilitas belajar, serta peningkatan kesejahteraan santri di berbagai daerah.Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah pesantren tercatat menerima bantuan pembangunan yang bersumber dari APBN.Mulai dari pesantren yang telah lama berdiri hingga pesantren yang relatif baru, bantuan tersebut mencakup pembangunan gedung belajar, asrama santri, hingga sarana penunjang lainnya.Berikut beberapa pondok pesantren yang sebagian fasilitasnya dibangun menggunakan dana bantuan APBN:Baca juga: Selain Al Khoziny, Pesantren Ora Aji Gus Miftah Juga Dibangun APBNPondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo, Jawa Timur kini telah resmi dibangun ulang menggunakan APBN senilai Rp 125,3 miliar.Pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny Sidoarjo telah dimulai dengan ditandari prosesi groundbreaking (peletakan batu pertama) oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar, belum lama ini.Wajah Ponpes Al Khoziny yang baru akan berdiri di atas lahan seluas 4.100 meter persegi berbentuk memanjang di Jalan Raya Siwalan Panji II, Kecamatan Buduran, Sidoarjo.Total nilai pagu atau dana yang digunakan melalui APBN senilai Rp 125.314.778.000,00 itu dikerjakan selama 210 hari dan masa pembersihan 180 hari.Sementara itu, pengerjaan langsung ditangani pekerja dan kontraktor dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).Dari informasi yang dihimpun, bangunan baru Pesantren Al Khoziny terdiri dari 5 lantai asrama dan tempat pendidikan. Kemudian untuk masjid 4 lantai. Semua kebutuhan dokumen untuk rekonstruksi telah selesai termasuk kepengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).Baca juga: Dibangun Lagi, Ponpes Al Khoziny Terima Dua Sertifikat Tanah WakafContoh lain bangunan ponpes yang biaya pembangunannya berasal dari bantuan APBN adalah Ponpes Ora Aji di Purwomartani, Yogyakarta.Dilihat dari laman resmi Sistem Informasi Pengadaan Barang dan Jasa (SIPBJ) Kementerian Pekerjaan Umum (PU), pembangunan asrama Pondok Pesantren Ora Aji menggunakan APBN tahun 2021.Merujuk pada SIPBJ, ada tiga paket pengadaan yang di pondok yang dikelola pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah ini.Pertama yakni pembangunan Rumah Susun Ora Aji, pengadaan meubelair Ponpes Ora Aji, dan manajemen konstruksi Rusun Ponpes Ora Aji.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Lalu ketiga, penguatan talenta keamanan siber ASN, baik di pusat maupun di daerah, dan terakhir, pendampingan intensif melalui Ekosistem Keamanan Siber Nasional.Dengan empat langkah strategis ini, keamanan siber tidak lagi bersifat reaktif, tetapi menjadi sistem pertahanan yang proaktif, terstandarisasi, dan terintegrasi untuk melindungi ruang digital Indonesia, jelasnya.Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo Budi mengatakan, sinergi, kolaborasi, kerja sama, persatuan, kerukunan, adalah rumus keberhasilan suatu bangsa dalam mewujudkan transformasi nasional.Menurutnya, BSSN dan Kementerian PANRB terus berupaya meningkatkan sinergi dan kolaborasi di berbagai bidang, termasuk dalam pelaksanaan program percepatan transformasi digital yang aman.Baca juga: Rapat bersama DPR, Menteri PANRB Sampaikan Progres dan Proyeksi Program Kerja Kementerian PANRBTentu saja percepatan transformasi itu untuk mendukung Asta Cita dan Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.Kami sangat mengapreasiasi Kementerian PANRB yang telah memberikan arahan dan dukungan sehingga terbuka ruang kolaborasi yang kuat antar kedua institusi, kata Sulistyo.Kolaborasi itu, kata dia, diwujudkan dengan menempatkan keamanan siber dan sandi sebagai enabler dan trust builder, serta mengintegrasikan keamanan siber dan sandi dalam kebijakan serta peta jalan penyelenggaraan transformasi digital.Hal tersebut, dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kepada masyarakat.

| 2026-02-02 19:08