- Memiliki hubungan baik dengan keluarga pasangan memang menjadi harapan banyak orang. Namun, kenyataannya tidak semua orang beruntung mendapatkan mertua yang suportif. Sebagian pasangan justru harus berhadapan dengan mertua toxic, yakni pihak yang kerap melanggar batas, mencampuri urusan rumah tangga, hingga memicu konflik berkepanjangan.Psikolog dan terapis keluarga menilai, cara menghadapi mertua toxic tidak bisa dilakukan dengan emosi semata. Dibutuhkan strategi yang tepat agar kesehatan mental tetap terjaga tanpa harus mengorbankan hubungan pernikahan. Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan.Baca juga: 3 Cara Mengatasi Trauma akibat Disakiti Mertua Menurut PsikologLangkah paling penting dalam menghadapi mertua toxic adalah membangun kesepakatan bersama pasangan. Kamu dan pasangan harus berada di posisi yang sama, saling mendukung, dan tidak saling menyalahkan.Terapis pernikahan dan keluarga, Billie Tyler menjelaskan, pasangan perlu menentukan sikap bersama terkait sejauh mana peran mertua dalam kehidupan rumah tangga.“Pasangan harus saling bersandar satu sama lain dan memutuskan bersama seperti apa peran mertua dalam hubungan mereka,” ujarnya, seperti dilansir dari Brides, Senin .Ia menambahkan, meskipun perilaku mertua toxic tidak banyak berubah, pasangan akan merasa lebih aman karena tahu mereka saling membela.Baca juga: Validasi dan Apresiasi Suami Bisa Mengurangi Mom GuiltSering kali, perilaku mertua toxic dianggap wajar demi menjaga kedamaian keluarga. Padahal, mengabaikan masalah justru dapat berdampak buruk bagi kesehatan mental dan hubungan pernikahan.Jika perilaku mertua toxic sudah membuat kamu tertekan, meremehkannya hanya akan membuat masalah berlarut-larut. Menyadari bahwa perilaku tersebut bermasalah adalah langkah awal untuk melindungi diri dan pasangan.Baca juga: 3 Arti Mimpi Suami Selingkuh dengan Orang Lain Menurut PakarSaat berhadapan dengan mertua toxic, usahakan untuk berbicara langsung dengan pihak yang bersangkutan. Menjadikan pasangan sebagai perantara justru berisiko menimbulkan konflik baru dalam rumah tangga.Sampaikan perasaan dengan jujur dan jelas, tanpa nada menyerang. Cara ini membantu mencegah kesalahpahaman sekaligus menunjukkan kedewasaan dalam menghadapi situasi toxic.Ucapan atau sikap mertua toxic memang kerap memancing emosi. Namun, bereaksi spontan hanya akan memperkeruh keadaan. Memberi jeda sebelum merespons memungkinkan Anda berpikir lebih jernih.
(prf/ega)
8 Cara Menghadapi Mertua Toxic agar Rumah Tangga Tetap Harmonis
2026-01-12 15:50:07
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 16:17
| 2026-01-12 16:05
| 2026-01-12 15:44
| 2026-01-12 15:30
| 2026-01-12 14:49










































