Gubsu Bobby Nilai Bantuan Pusat ke Sumut Setara Penanganan Bencana Nasional

2026-02-05 10:24:57
Gubsu Bobby Nilai Bantuan Pusat ke Sumut Setara Penanganan Bencana Nasional
- Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution menilai bantuan yang diberikan pemerintah pusat dalam penanganan banjir dan longsor di Sumatera Utara (Sumut) sudah setara dengan penanganan bencana nasional, meski status bencananya tidak ditetapkan sebagai bencana nasional.“Menurut saya, pemerintah pusat dari awal sekali sudah memberikan kekuatannya,” kata Bobby dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa .Ia mencontohkan berbagai bentuk bantuan yang telah diberikan, mulai dari pemasangan jembatan Bailey di sejumlah wilayah, seperti Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah, hingga dukungan helikopter, bahan bakar minyak (BBM), liquefied petroleum gas (LPG), listrik, serta bantuan logistik lainnya.Baca juga: Bantuan Logistik Mulai Masuk ke Pemukiman Kota Lintang Aceh Tamiang tapi Air Bersih MinimBobby menegaskan, bantuan tersebut sangat membantu pemerintah daerah dalam menangani dampak banjir dan longsor.Ia juga menilai penetapan status bencana nasional tidak berpengaruh terhadap pembangunan infrastruktur darurat, seperti jembatan Bailey.“Kami sudah pasang jembatan di Tapanuli Tengah. Memangnya kalau pakai status bencana nasional jembatannya bisa langsung jadi jembatan permanen? Tidak juga, tetap jembatan Bailey,” ucap Bobby.Baca juga: Soal Status Bencana Nasional, Bobby: Helikopter-Jembatan dari Mana? Pusat, Bantuan Sudah Luar BiasaMeski demikian, Bobby mengakui kemungkinan adanya perbedaan dari sisi jumlah personel yang dilibatkan apabila status bencana nasional ditetapkan. Namun, dari sisi teknologi dan dukungan yang diberikan, ia menilai penanganannya sudah setara.“Personelnya mungkin lebih banyak, tetapi teknologi yang digunakan sama. Secara bantuan, sudah seperti bencana nasional,” tutur Bobby.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Secara medis, luka dapat dibedakan berdasarkan seberapa dalam jaringan tubuh yang rusak.Luka superfisial adalah jenis luka yang hanya mengenai sebagian lapisan kulit, seperti goresan atau lecet. Luka jenis ini biasanya tidak terlalu dalam dan dapat sembuh dalam waktu cepat.“Luka superfisial itu yang terputus kontinuitasnya hanya sebagian lapisan kulit,” kata dr. Heri.Berbeda dengan luka superfisial, luka dalam biasanya menembus lapisan kulit hingga mengenai jaringan otot, bahkan tulang. Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan dan risiko infeksi yang lebih tinggi.Umumnya, luka dalam memerlukan penanganan medis segera karena proses penyembuhannya lebih kompleks dibanding luka ringan.“Kalau dia luka dalam, itu tembus dari kulit bisa sampai ke otot. Bahkan kalau traumanya berat, bisa sampai ke tulang,” lanjut dr. Heri.Baca juga: SHUTTERSTOCK/NONGASIMO Beda jenis luka, beda penyebab dan cara penyembuhannya. Memahami jenis luka penting agar penanganannya tepat, simak penjelasan dokter.Selain dari kedalamannya, luka juga dapat dikategorikan berdasarkan waktu penyembuhannya menjadi luka akut dan kronis.Menurut dr. Heri, luka akut adalah luka yang sembuh melalui proses alami tubuh dan biasanya pulih dalam waktu beberapa minggu.“Luka juga bisa diklasifikasikan menurut waktu sembuhnya, itu menjadi luka yang akut dan luka yang kronis,” ucap dr. Heri.“Luka yang akut itu adalah luka yang sembuh dengan proses alamiah, yang seharusnya dia bisa sembuh sekitar empat sampai delapan minggu,” tambahnya.Ketika penyembuhan tidak berjalan semestinya, kategori luka bisa berubah menjadi luka kronis, artinya luka yang mengalami proses sembuh lebih lama.“Kalau proses sembuhnya mengalami gangguan, dia akan menjadi suatu luka yang kronis, yang bisa sampai berminggu-minggu, berbulan-bulan, sampai bertahun-tahun,” ujar dr. Heri.Faktor yang bisa menyebabkan luka menjadi kronis antara lain infeksi, kekebalan tubuh, hingga penyakit penyerta seperti diabetes.

| 2026-02-05 08:43