JAKARTA, – Harga saham PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) melesat tajam pada perdagangan Rabu . Lonjakan ini muncul setelah perusahaan merilis kinerja keuangan Januari–September 2025.Data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip dari Stockbit menunjukkan saham IRSX berada di Rp 675, naik 95 poin atau 16,38 persen.Pada awal sesi, IRSX bergerak mendatar di kisaran Rp 580–Rp 600. Harga kemudian menembus Rp 700 dan sempat menyentuh level tertinggi harian di Rp 710. Setelah itu, pergerakan stabil di rentang Rp 670–Rp 690.Baca juga: Emiten Kesehatan MDLA Perluas Bisnis Distribusi lewat Kerja Sama dengan MerckIRSX mencatat kinerja keuangan yang kuat pada sembilan bulan pertama 2025. Laporan konsolidasian menunjukkan efisiensi operasional yang besar dan menjadi pendorong utama lonjakan laba bersih.Laba periode berjalan setelah dampak proforma naik signifikan 1.776 persen. Nilainya tumbuh dari Rp 1,82 miliar pada September 2024 menjadi Rp 34,15 miliar per 30 September 2025.Direktur Utama Folago Global Nusantara, Subioto Jingga, menyebut kinerja bottom line yang kuat ini menegaskan kondisi keuangan grup setelah proses restrukturisasi.Sumber utama pembalikan kinerja berasal dari lonjakan laba bruto. Pos tersebut naik 685 persen, dari Rp 5,47 miliar menjadi Rp 43,01 miliar. Efisiensi beban pokok pendapatan menjadi pendorong utamanya.Pada September 2024, beban pokok pendapatan hampir menyamai pendapatan neto dengan rasio 99,24 persen. Kondisi itu menekan margin kotor. Pada September 2025, rasio tersebut turun ke sekitar 79,25 persen.Optimalisasi biaya operasional membuat laba usaha melonjak dari Rp 1,19 miliar menjadi Rp 32,49 miliar atau naik 1.657 persen.Kenaikan laba bersih ikut meningkatkan laba per saham dasar (EPS). Nilainya naik dari 0,36 menjadi Rp 4,45 per saham dasar.EBITDA juga ikut naik signifikan, dari Rp 1,52 miliar menjadi Rp 35,54 miliar atau tumbuh 1.776 persen.“Lonjakan signifikan pada laba kotor, laba usaha, laba bersih hingga EBITDA ditopang oleh pengembangan bisnis MCN dan endorsement campaign,” ujar Subioto Jingga dalam keterangan pers, Selasa .Baca juga: Kata Analis, Ini Penyebab 4 Emiten Milik Haji Isam Kompak Menguat Hari Ini Meski berbagai indikator laba tumbuh agresif, pendapatan neto tercatat turun menjadi Rp 207,30 miliar. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, pendapatan mencapai Rp 723,00 miliar.“Penurunan Pendapatan Neto ini diperkirakan sebagai hasil dari perubahan fokus bisnis Grup yang memilih untuk meninggalkan segmen-segmen berpendapatan tinggi namun ber-margin rendah. Strategi ini terbukti efektif, sebagaimana ditunjukkan oleh pertumbuhan yang lebih sehat pada laba bruto dan laba bersih yang signifikan,” kata Subioto.Untuk komposisi pendapatan, produk digital menyumbang Rp 133,53 miliar. Pendapatan perangkat lunak IRS berada di Rp 2,83 miliar. Dua sumber pendapatan baru juga muncul, yakni pemasaran digital Rp 57,84 miliar dan komisi Rp 13,09 miliar.Pada sisi neraca, IRSX mencatat total aset Rp 338,18 miliar per 30 September 2025. Nilainya naik 102,02 persen dibandingkan posisi 31 Desember 2024 yang berada di Rp 167,40 miliar.Komposisi aset terdiri dari ekuitas yang naik menjadi Rp 307,83 miliar dari Rp 163,58 miliar dan liabilitas sebesar Rp 30,35 miliar.
(prf/ega)
Laba Bersih Melonjak, Harga Saham Folago (IRSX) Naik 16,38 Persen Jelang Penutupan
2026-01-11 14:56:23
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 15:04
| 2026-01-11 14:07
| 2026-01-11 12:52










































