JAKARTA, - Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming mengungkapkan bahwa angka stunting pada tahun 2024 berhasil turun melampaui proyeksi dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).Gibran menyebut keberhasilan ini akibat arahan Presiden RI Prabowo Subianto."Dan alhamdulillah, ini atas arahan Bapak Presiden, kita berhasil menekan angka prevalensi stunting di 2024 menjadi 19,8 persen, atau turun sebanyak 357.000 anak dibandingkan tahun 2023," kata Gibran dalam Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Penurunan Stunting di Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Jakarta, Rabu .Baca juga: Di Depan Wapres Gibran, Menkes RI Ungkap Angka Stunting Turun Selama 10 Tahun TerakhirDari data yang dipaparkan dalam layar tercatat bahwa angka stunting pada 2023 sebesar 21,5 persen.Di 2024, angkanya turun menjadi 19,8 persen, sedangkan proyeksi Bappenas hanya sekitar 20,1 persen."Ini angkanya di bawah atau lebih baik dari proyeksi Pak Bappenas, yaitu 20,1 persen. Penurunan ini juga dibarengi dengan penurunan balita wasting, palita overweight, dan juga anemia pada ibu hamil," ujar Gibran.Baca juga: Bukan Cuma Kolam Lele, Ketua RT di Duren Sawit Juga Bikin “Kolam Gizi” untuk Cegah StuntingMenurut Wapres RI, capaian ini adalah hasil kerja bersama antara petugas di lapangan dengan pemerintah pusat dan daerah."Jadi capaian ini adalah capaian bersama, kerja-kerja kolaboratif, dan sekali lagi dari pusat, daerah, kader-kader posyandu, ibu-ibu PKK, ini saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja keras Bapak-Ibu semua," ucap dia.Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa masih ada tantangan besar ke depan.Pemerintah menargetkan angka stunting bisa turun menjadi 14,2 persen pada 2029.Semua pihak harus bekerja sama untuk mengejar target tersebut."Ke depan tantangannya masih besar Bapak-Ibu semua. Bapak Presiden menargetkan penurunan angka stunting di 2029 menjadi 14,2 persen. Sudah ada 12 provinsi yang prevalensi stuntingnya di bawah nasional," kata Gibran.
(prf/ega)
Gibran: Angka Stunting Turun Jadi 19,8 Persen di 2024
2026-01-12 07:27:06
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:08
| 2026-01-12 06:58
| 2026-01-12 05:57
| 2026-01-12 05:27
| 2026-01-12 05:19










































