NUSANTARA, - Komitmen pemerintah terhadap kedaulatan wilayah udara, khususnya di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN), kini memasuki babak krusial.Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) sedang menggenjot pembangunan dua Satuan Radar (Satrad) baru yang sangat strategis, di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dan di Takalar, Sulawesi Selatan.Baca juga: IKN Bakal Punya Benteng Kedaulatan Udara, TNI AU Bangun Lanud PermanenWakil Kepala Staf Angkatan Udara (WAKASAU) Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi turun langsung meninjau progres pembangunan pada Rabu , memberikan perintah tegas yang menunjukkan skala prioritas tinggi proyek ini.Dalam peninjauan tersebut, Tedi menggarisbawahi pentingnya ketepatan waktu dan kualitas kerja.Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengonfirmasi adanya instruksi tegas tersebut.Tedi meminta pihak pelaksana pembangunan infrastruktur untuk menambah pekerja sebanyak 4 kali lipat.Baca juga: Survei Pemetaan Kawasan Bandara IKN, TNI AU Kerahkan DroneInstruksi akselerasi ini bertujuan untuk mengantisipasi dua tantangan besar yang menghambat progres pembangunan Satrad.Pertama adalah faktor cuaca, musim hujan di Kalimantan dan Sulawesi menjadi kendala teknis utama yang memperlambat pengerjaan infrastruktur.Kedua, mengantisipasi libur Natal dan Idul Fitri yang dapat mengganggu kontinuitas pengerjaan proyek.Penambahan personel hingga empat kali lipat ini menegaskan bahwa TNI AU memandang penyelesaian Satrad Banjarbaru dan Takalar adalah proyek dengan deadline non-negosiable demi keamanan nasional.Pembangunan dua Satrad baru ini dirancang untuk mencapai dua tujuan strategis utama di kawasan Indonesia bagian tengah hingga timur.Kedua Satrad ini akan fokus memperketat pengawasan udara di jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II.Baca juga: Sabtu Ini, Pesawat Tempur TNI AU Akan Demo Udara di IKNALKI II adalah jalur laut strategis yang membentang dari perairan selatan Kalimantan (Selat Makassar) hingga kawasan IKN dan terus ke timur.Pengawasan ini vital untuk mendeteksi pergerakan ilegal atau ancaman yang melintasi jalur laut dan udara internasional di wilayah tersebut.Kemudian membentengi IKN. Satrad Banjarbaru, yang lokasinya relatif dekat dengan IKN, akan menjadi bagian integral dari sistem pertahanan dan pengawasan udara di atas Ibu Kota Negara.
(prf/ega)
Demi Langit IKN dan ALKI II, Konstruksi Satrad Dipercepat, Pekerja Ditambah
2026-01-12 06:50:04
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:09
| 2026-01-12 07:02
| 2026-01-12 06:09
| 2026-01-12 05:06










































