Smart JKN Dorong Generasi Muda Jadi Agen Literasi Jaminan Kesehatan

2026-01-12 12:07:53
Smart JKN Dorong Generasi Muda Jadi Agen Literasi Jaminan Kesehatan
– Generasi muda memiliki peran penting dalam memperkuat literasi dan kesadaran publik tentang manfaat jaminan kesehatan. Di era digital yang serbacepat, keterlibatan pelajar dan mahasiswa menjadi kunci untuk menyebarluaskan nilai gotong royong dan manfaat program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara kreatif dan relevan.Deputi Direksi Bidang Komunikasi Organisasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan M Iqbal Anas Ma’ruf mengatakan, generasi muda memiliki energi dan kreativitas luar biasa yang bisa dimanfaatkan untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai program JKN.“Generasi muda memiliki peran penting dalam menyebarkan semangat gotong royong dan memperluas pemahaman masyarakat tentang program JKN. Di era digital, keterlibatan pelajar dan mahasiswa menjadi strategi efektif untuk mengedukasi publik melalui cara yang lebih segar, inovatif, dan relevan,” ujar Iqbal dalam kegiatan Launching Smart JKN di SMAN 93 Jakarta Timur, Senin , seperti dikutip dari siaran pers.Iqbal menjelaskan, Smart JKN menjadi wadah bagi generasi muda untuk berekspresi serta berkontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.Melalui program ini, BPJS Kesehatan berharap dapat membentuk Duta Muda BPJS Kesehatan dari kalangan pelajar yang aktif menyampaikan informasi serta mengedukasi masyarakat mengenai manfaat kepesertaan JKN.Sebelumnya, BPJS Kesehatan juga telah menjalankan program Duta Muda BPJS Kesehatan yang melibatkan talenta muda dalam menyosialisasikan nilai-nilai gotong royong dan literasi kesehatan tentang program JKN.Program Duta Muda BPJS Kesehatan, menurut Iqbal, sejalan dengan fokus pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul.“Dengan dukungan Smart JKN, kualitas SDM pelajar diharapkan terus meningkat. Program ini menjadi wadah pembelajaran dan pengembangan karakter kepemimpinan melalui kegiatan sosial dan kesehatan, khususnya di SMAN 93 Jakarta Timur,” imbuhnya.Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Timur Achmad Salahudin menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai, sinergi antara BPJS Kesehatan dan sekolah menjadi langkah strategis untuk meningkatkan literasi generasi muda terhadap sistem jaminan kesehatan nasional.Generasi muda, lanjutnya, harus memaknai bahwa kehadiran program JKN merupakan upaya pemerintah memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat.“Saya berharap, siswa-siswi dapat menjadi Duta Muda JKN yang tidak hanya memanfaatkan, tetapi juga mengajak keluarga dan rekan untuk aktif berpartisipasi menjaga keberlangsungan program ini,” kata Achmad.Ia menambahkan, sekolah dapat mengoptimalkan peran organisasi siswa seperti OSIS untuk memperkuat gerakan literasi jaminan kesehatan di kalangan pelajar.Kepala SMAN 93 Jakarta Timur Acah Rianto menegaskan signifikansi kerja sama ini dalam menanamkan kesadaran sejak dini akan arti penting menjaga kesehatan dan memahami akses layanan JKN.“Kami bersyukur, SMAN 93 Jakarta Timur terpilih menjadi sekolah percontohan dalam program Smart JKN. Melalui kegiatan ini, kami berharap, siswa dapat menjadi inspirasi bagi teman-temannya untuk memahami transformasi digital, termasuk di sektor kesehatan,” ujar Rianto.Ia juga berharap, para siswa yang mengikuti kegiatan ini dapat menularkan pengetahuannya kepada masyarakat serta memperluas jangkauan edukasi. Dengan demikian, masyarakat dapat mengakses pelayanan kesehatan dengan mudah dan cepat.Kegiatan Smart JKN di SMAN 93 Jakarta Timur juga dihadiri perwakilan dari SMAN 51, SMAN 48, SMAN 62, dan SMAN 14 Jakarta Timur.Dengan melibatkan banyak sekolah, BPJS Kesehatan berharap dapat melahirkan generasi muda yang sadar pentingnya jaminan kesehatan nasional dan berperan aktif dalam memperkuat keberlanjutan Program JKN.


(prf/ega)