Jadwal Operasional BCA, BRI, BNI, dan Mandiri Selama Libur Nataru

2026-01-14 15:27:55
Jadwal Operasional BCA, BRI, BNI, dan Mandiri Selama Libur Nataru
JAKARTA, – Jadwal operasional bank selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) penting diketahui masyarakat yang tetap membutuhkan layanan perbankan. Sejumlah bank besar, yakni BCA, BRI, BNI, dan Bank Mandiri, menyesuaikan layanan kantor cabang mengikuti ketentuan hari libur nasional.Penyesuaian jadwal operasional BCA, BRI, BNI, dan Mandiri dilakukan seiring momentum libur panjang akhir tahun yang mendorong meningkatnya aktivitas perjalanan dan konsumsi masyarakat. Meski demikian, perbankan memastikan kebutuhan transaksi nasabah tetap terlayani melalui layanan terbatas dan kanal digital.Di luar layanan kantor cabang, nasabah tetap dapat memanfaatkan berbagai layanan perbankan digital selama libur Nataru, mulai dari ATM, mobile banking, internet banking, hingga agen layanan di sejumlah wilayah, guna memastikan transaksi tetap berjalan lancar sepanjang periode Natal dan Tahun Baru.Baca juga: Bank Muamalat Tak Operasikan Kantor Cabang Selama Libur NataruPT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyesuaikan jadwal operasional kantor cabang selama libur dan cuti bersama Natal 2025 serta Tahun Baru 2026.Dalam keterangan resminya, berikut jadwal operasional kantor cabang BCA selama periode libur Nataru 2025/2026:Presiden Direktur BCA Hendra Lembong memastikan, meski terdapat penyesuaian jadwal kantor cabang, layanan perbankan digital tetap dapat diakses nasabah sepanjang periode libur akhir tahun.“Kami berkomitmen memastikan seluruh layanan digital BCA dapat digunakan nasabah dan masyarakat kapan pun dibutuhkan. Aplikasi myBCA, BCA mobile, KlikBCA, serta jaringan lebih dari 20.000 ATM BCA di penjuru Indonesia telah kami siapkan dengan standar keandalan yang tinggi,” ujarnya di Jakarta, Sabtu .Selain transaksi perbankan harian, nasabah juga dapat memanfaatkan layanan pembukaan rekening baru, pembayaran QRIS, isi ulang Flazz, pembayaran tagihan, pembelian paket data, Paylater BCA, hingga fitur Poket Valas melalui aplikasi digital BCA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Bank Central Asia (BCA) melakukan penyesuaian jadwal operasional kantor cabang sepanjang periode libur dan cuti bersama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.Baca juga: Bulog Pastikan Stok dan Harga Pangan Terkendali Jelang Libur NataruPT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memastikan tetap melayani nasabah selama libur Natal dan Tahun Baru 2026 dengan melakukan penyesuaian jadwal operasional.Direktur Operations BRI Hakim Putratama mengatakan, BRI mengoperasikan 159 kantor cabang dan 67 layanan weekend banking selama periode Nataru agar kebutuhan transaksi masyarakat tetap terlayani.“BRI memastikan seluruh channel transaksi tetap andal dan siap digunakan selama periode Natal dan Tahun Baru,” ujar Hakim dalam keterangan tertulis, Rabu .Sebagai bank dengan jangkauan layanan terluas, BRI juga mengandalkan 1,2 juta AgenBRILink yang dapat menjadi alternatif layanan transaksi di luar jam operasional kantor cabang.Selain itu, layanan BRI selama Nataru didukung oleh 19.657 jaringan ATM dan CRM, 284.670 mesin EDC merchant, serta QRIS BRI yang telah digunakan oleh lebih dari 4,6 juta merchant di berbagai wilayah.Adapun jadwal operasional BRI selama libur Nataru sebagai berikut:Baca juga: BSN Tetap Layani Nasabah Selama Nataru, 36 Kantor Cabang Buka TerbatasPT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyesuaikan jadwal operasional layanan perbankan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Namun, mengingat harga merupakan aspek yang sensitif bagi beberapa pasar berkembang, seperti Indonesia maupun India, vendor ponsel kabarnya bakal menggunakan strategi lain, selain kenaikan harga.Menurut bocoran yang dibagikan di blog Naver Korea Selatan, vendor ponsel kemungkinan memangkas RAM HP. Karena itu, beberapa ponsel dengan RAM 16 GB kemungkinan menjadi produk yang cukup langka.Sebaliknya, ponsel dengan RAM 4 GB justru akan lebih mendominasi ketimbang saat ini. Bocoran itu juga menyebutkan bahwa ponsel dengan RAM 12 GB bisa dipangkas hingga 40 persen, hingga menjadi 6 GB atau 8 GB. Sementara model yang biasanya dibekali RAM 8 GB, dipotong hingga 50 persen menjadi 4 GB atau 6 GB.Sayangnya, walaupun konfigurasi RAM beberapa ponsel tahun depan dipangkas, harganya tetap lebih mahal dibanding model sebelumnya, dilansir Gizmochina.Adapun kenaikan harga HP terjadi sebagian besar karena meningkatnya pemintaan memori di berbagai industri termasuk untuk data center kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), hingga menimbulkan kelangkaan pasokan.Hal tersebut juga diamini oleh Xiaomi, hingga menyatakan bahwa harga produknya tahun depan meningkat.Baca juga: Ini Sebab Harga Memori RAM di Indonesia NaikXiaomi sudah mengumumkan rencana kenaikkan harga smartphone baru mulai tahun depan. Pengumuman ini disampaikan oleh Presiden Xiaomi, Lu Weibing dalam konferensi pers terkait laporan pendapatan perusahaan pada November 2025 lalu.Ia mengataka bahwa keputusan ini diambil karena semakin mahalnya harga chip memori, akibat melonjaknya permintaan untuk server kecerdasan buatan (AI).Tingginya permintaan chip memori untuk server juga membuat perusahaan seperti Samsung, memangkas produksi chip memori termasuk untuk ponsel, dan mengalihkannya ke memori bandwidth tinggi (high bandwidth memory).Xiaomi Redmi Note 15 Pro 5G.

| 2026-01-14 14:44